Andik Vermansah Sempat Menganggap Mubazir Dipanggil ke Timnas

Andik Vermansah ternyata memiliki perasaan mubazir jika dirinya dipanggil ke Timnas Indonesia.

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 19 Nov 2017, 13:20 WIB
Andik Vermansah ternyata memiliki perasaan mubazir jika dirinya dipanggil ke Timnas Indonesia. (Bola.com/ M Iqbal Ichsan)

Cikarang, - Andik Vermansah mengaku bakal diliputi perasaan campur-aduk, antara bangga dan mubazir,  jika Luis Milla memanggilnya memperkuat Timnas Indonesia 23 di Asian Games 2018.

Andik Vermansah jadi salah satu pemain senior yang sering mendapatkan kesempatan dari Luis Milla untuk memakai jersey Timnas Indonesia dalam beberapa pertandingan internasional. Kesempatan itu membuatnya menjadi salah satu pemain yang kemungkinan besar masuk tiga pemain senior untuk Asian Games 2018.

Baca Juga

  • Prioritas Utama Andik Vermansah usai Tinggalkan Selangor
  • 5 Pemain Timnas Indonesia Paling Bernilai di Bursa Transfer 2018
  • 7 Pemain Senior Dipulangkan Usai Timnas Indonesia Digasak Suriah

Namun, Andik sempat berpikir akan mubazir bagi Luis Milla jika memanggilnya masuk Timnas Indonesia untuk Asian Games 2018. Alasannya, tak lain karena begitu banyak pemain U-23 berkualitas yang berposisi sebagai pemain sayap, yang kini dimiliki pelatih asal Spanyol itu di Timnas Indonesia. Seperti Febri Hariyadi, Saddil Ramdani, Osvaldo Haay, dan Yabes Roni.

"Saya bukan tidak mau dipanggil membela Timnas Indonesia di Asian Games. Siapa yang tidak mau mengikuti ajang internasional mewakili negara. Namun, saya sempat berpikir akan sedikit mubazir jika saya masuk dalam tim karena pemain sayap saat ini bagus-bagus," ujar Andik Vermansah kepada beberapa media termasuk Bola.com belum lama ini.

Namun, Andik menegaskan dirinya tidak akan menolak pemanggilan memperkuat Timnas Indonesia untuk Asian Games 2018 jika memang Luis Milla melihat performa dan gaya bermainnya layak untuk memperkuat tim.

Andik merasa memiliki kebanggaan besar jika pada akhirnya ia terpilih menjadi salah satu dari tiga pemain senior untuk Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018.

"Saya bukan tidak mau karena saya pasti akan lebih bangga kalau saya bisa masuk skuat untuk Asian Games. Mungkin rasanya akan melebihi ketika saya mendapatkan panggilan sebelumnya," ujar Andik seusai pertandingan kontra Suriah U-23 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (18/11/2017).

"Pemanggilan ke Asian Games pasti sesuatu yang spesial karena tiga pemain senior yang dipanggil pasti karena sangat dibutuhkan. Hanya, ya itu tadi alasan seperti yang saya katakan. Banyak pemain yang lebih bagus di posisi saya," lanjut pemain yang baru dilepas Selangor FA itu.

Timnas Indonesia saat ini memiliki program jangka pendek untuk mempersiapkan tim yang kuat untuk beraksi di Asian Games 2018, yang akan dimulai pada 18 Agustus 2018. Luis Milla akan terus memanggil pemain-pemain senior untuk mencari komposisi yang tepat mengisi posisi tiga pemain di atas 23 tahun yang memang diperbolehkan di turnamen dalam pesta olahraga negara-negara Asia itu.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya