FBR, untuk Pengangguran Hingga Bentrokan

FBR didirikan pada Juli tahun silam sebagai wadah untuk menampung para pengangguran di Ibu Kota. Belum genap setahun, FBR telah terlibat dalam beberapa insiden dengan UPC.

oleh Liputan6Diterbitkan 31 Maret 2002, 08:52 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Forum Betawi Rempug atau FBR beberapa hari terakhir mencuat namanya karena bentrokan yang terjadi dengan massa Konsorsium Masyarakat Miskin Kota atau Urban Poor Consortium (UPC), beberapa waktu silam. Sebenarnya, oleh para pendiri, FBR yang didirikan pada Juli 2001 dibentuk sebagai wadah untuk menampung masyarakat betawi. "Khususnya warga yang masih pengangguran, sehingga bisa disalurkan ke berbagai jenis pekerjaan di Ibu Kota," kata Ketua Umum FBR Fadzoli El Muhir di Jakarta, baru-baru ini.

Selain sebagai ketua umum FBR, Fadzoli juga memimpin sebuah pondok pesantren anak yatim di kawasan Penggilingan, Jakarta Timur, dengan anak asuh sekitar 60 orang. Menurut Fadzoli, di lantai dasar ponpes inilah Sekretariat FBR berdiri. Namun Fadzoli menyatakan, kelompoknya tidak akan bergabung menjadi anggota Badan Musyawarah (Bamus) Betawi. Alasannya, Bamus Betawi dianggap tidak menampung aspirasi kalangan bawah seperti FBR.

Menurut seorang pengajar pesantren Ustad Siddik, pendirian sekretariat di ponpes ini lantaran FBR tak mempunyai dana cukup untuk mendirikan kantor. Siddik menambahkan, dari 10 ustad yang menjadi pengajar, hanya tiga orang yang menjadi anggota FBR.

Sayangnya, belum genap setahun berdiri, FBR telah terlibat dalam beberapa insiden dengan UPC pimpinan Wardah Hafidz. Bentrokan pertama terjadi pada 13 Maret silam di depan Kantor Pemerintah Daerah DKI. Aksi ini dilanjutkan dengan pembakaran spanduk UPC oleh FBR keesokan harinya di silang Monumen Nasional lantaran kesal dengan Wardah.

Insiden ketiga, yaitu insiden terparah, terjadi pada Kamis silam di Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Jakarta Pusat. Belasan anggota UPC, yang sebagian terdiri dari ibu dan anak-anak menjadi korban dalam insiden ini [baca: Forum Betawi Rempug Menyerang Massa UPC].(ZAQ/Rike Amru dan Gatot Setiawan)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya