Tujuh Alat Berat Buka Jalan Magelang-Yogya

Tujuh alat berat masih beroperasi membersihkan dan menyingkirkan pasir yang menutup ruas jalan Magelang-Yogyakarta, tepatnya di Kelurahan Jumoyo, Salam

oleh Liputan6Diterbitkan 11 Januari 2011, 10:35 WIB
Liputan6.com, Magelang: Sebanyak tujuh alat berat masih beroperasi membersihkan dan menyingkirkan pasir yang menutup ruas jalan Magelang-Yogyakarta, tepatnya di Kelurahan Jumoyo, Salam, Selasa (11/1). Dari tujuh alat berat, tiga di antaranya menyingkirkan pasir dari arah Magelang dan tiga lainnya dari arah Yogyakarta.

Jalan yang tertimbun pasir akibat banjir lahar dingin Gunung Merapi panjangnya hampir satu kilometer dengan kedalaman tiga meter. Pasir dan batu yang menutup jalan itu disingkirkan di pinggir untuk membuka. "Kalau hanya membuka jalan agar bisa dilalui kendaraan mungkin tak sampai sore hari," kata Yamdi, bagian pengawasan alat berat.

Menurut dia, kalau jalan sudah dibuka kemungkinan hanya kendaraan besar seperti tuk, bus, yang lewat karena di pinggir jalan masih ada tumpukan pasir dan batu. "Kalau mobil-mobil kecil seperti sedan, saya sangsi bisa lewat, apalagi mereka harus menyeberang Sungai Putih baru (berjarak sekitar 400 meter dari sungai yang lama," katanya.

Sementara itu beberapa alat berat terlihat menyingkirkan pasir dan batu yang menutup aliran sungai yang ada di atas jalan yang menghubungkan Magelang-Yogyakarta. Yamdi menambahkan, beberapa alat berat yang digunakan tersebut merupakan milik perorangan. "Saya di sini mengawasi tiga alat berat milik perorangan," katanya.

Menurut dia, semua biaya operasional untuk membeli bahan bakar, membayar orang yang mengoperasikan alat berat, dan lain sebagainya ditanggung pemilik alat berat. "Kompensasinya para pemilik alat berat bisa membawa pasir itu pulang," katanya.(JUM)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya