Liputan6.com, Madrid: Undang-undang anti-merokok di tempat-tempat umum, khususnya di bar dan restoran, di Spanyol mulai diberlakukan pada Ahad (2/1) ini.
Seperti dilansir situs BBC, larangan merokok ini menjadi undang-undang terketat di Eropa. Selain di bar dan restoran, para perokok juga dilarang merokok di siaran televisi, rumah sakit, dan sekolah-sekolah. Para pemilik kafe, bar, dan restoran telah mengeluhkan larangan ini karena bisa merugikan bisnis mereka.
Para pemilik hotel, restoran, dan bar memprediksikan kerugian mereka yang bisa mencapai 10 persen jika larangan ini diberlakukan secara ketat. Industri ini
juga sudah banyak mengalami kerugian saat menghadapi masalah perekonomian di Spanyol.
Sementara itu, pihak dokter-dokter di Spanyol mendukung larangan ini. Spanyol memang terkenal dengan banyaknya jumlah warga yang meninggal akibat rokok yang mencapai 160 orang per hari dan empat di antaranya adalah perokok pasif.
Undang-undang ini sebelumnya juga sudah diperkenalkan sejak 2006 mengenai larangan merokok di tempat kerja, tapi pelaksanaannya tak terlalu ketat. (YUS)
Seperti dilansir situs BBC, larangan merokok ini menjadi undang-undang terketat di Eropa. Selain di bar dan restoran, para perokok juga dilarang merokok di siaran televisi, rumah sakit, dan sekolah-sekolah. Para pemilik kafe, bar, dan restoran telah mengeluhkan larangan ini karena bisa merugikan bisnis mereka.
Para pemilik hotel, restoran, dan bar memprediksikan kerugian mereka yang bisa mencapai 10 persen jika larangan ini diberlakukan secara ketat. Industri ini
juga sudah banyak mengalami kerugian saat menghadapi masalah perekonomian di Spanyol.
Sementara itu, pihak dokter-dokter di Spanyol mendukung larangan ini. Spanyol memang terkenal dengan banyaknya jumlah warga yang meninggal akibat rokok yang mencapai 160 orang per hari dan empat di antaranya adalah perokok pasif.
Undang-undang ini sebelumnya juga sudah diperkenalkan sejak 2006 mengenai larangan merokok di tempat kerja, tapi pelaksanaannya tak terlalu ketat. (YUS)