Kehidupan di Kinahrejo Belum Pulih

Dusun Kinahrejo di Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, yang luluh lantak akibat awan panas Merapi belum lagi pulih. Sebagian warga juga masih mengungsi.

oleh Liputan6Diterbitkan 26 Desember 2010, 05:22 WIB
Liputan6.com, Sleman: Dusun Kinahrejo di Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, sudah luluh lantak. Amuk wedhus gembel atau awan panas dari kawah Gunung Merapi menerjang apa pun dan siapa pun yang menghalanginya pada akhir Oktober silam. Dan, kehidupan di lereng Merapi kini belum pulih sepenuhnya.

Pemandangan yang memprihatinkan, sisa-sisa kedahsyatan letusan Merapi terhampar sejauh mata memandang. Rumah-rumah tempat bernaungnya 86 kepala keluarga seakan tak bersisa. Bahkan, puluhan orang tewas, termasuk sesepuh dusun yang juga juru kunci merapi Mbah Maridjan.

Kini, untuk memasuki kawasan Kinahrejo yang berjarak sekitar empat kilometer dari Merapi, warga bersama perangkat desa mengutip pengunjung sebesar Rp 5.000 per orang dan Rp 10 ribu per kendaraan.

Sebagian besar warga juga masih tinggal di pengungsian. Mereka kini tak memiliki apa-apa kecuali semangat untuk membangun kembali Dusun Kinahrejo. Untuk kembali bekerja juga tidak mudah mengingat tanah pertanian mereka rusak dan hanya tersisa hewan ternak yang tak lagi sehat.

Setiap hari ratusan wisatawan berkunjung ke Kinahrejo yang kini menjadi tempat wisata dadakan. Jumlah pengunjung pun meningkat pada akhir pekan dan hari libur.(ADO)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya