Liputan6.com, Barcelona - Pep Guardiola tidak butuh sebuah perkenalan dalam dunia sepak bola. Kariernya sebagai pemain maupun pelatih sudah menggambarkan semuanya.
Dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dari generasinya, Pep Guardiola adalah seorang gelandang kreatif dan berbakat secara teknis. Dia ada dalam tim impian Barcelona yang ditangani Johan Cruyff yang memenangkan gelar Eropa pertama klub.
Advertisement
Setelah pensiun sebagai pemain, Guardiola menjadi pelatih Barcelona B. Pada 2008 silam, dia menggantikan Frank Rijkaard sebagai pelatih kepala di tim utama Barca.
Bersama Barcelona, dia total telah mempersembahkan 14 gelar, termasuk dua Liga Champions, dua Piala Super Eropa, serta dua Piala Dunia Antarklub. Setelah itu, dia mengabdi ke Bayern Munchen dan meraih sukses instan, salah satunya merebut gelar Bundesliga tiga musim secara beruntun.
Dari sekian prestasinya tersebut, sudah jelas sekali tergambar betapa spesialnya sosok Pep Guardiola. Ada lima alasan lainnya mengapa pelatih 46 tahun itu begitu spesial dikutip Sportskeeda:
Saksikan video pilihan berikut ini:
1. Meninggalkan Warisan Tak Ternilai
Sejak bergabung dengan La Masia di usia 13 tahun, Pep terus memberikan sesuatu istimewa di sana. Dia memulai debut dan menyihir klub Catalunya itu.
Pep adalah pemain berbakat secara teknis yang berkembang sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik dari generasinya. Kemampuannya sebagai playmaker yang dalam membawa sesuatu istimewa di dunia sepak bola yang menginspirasi.
Seperti dijelaskan sebelumnya, Pep berada di jantung "Tim Impian" Cruyff yang memenangkan gelar Eropa pertama di Barcelona pada tahun 1992. Pelatih yang kini tukangi Manchester City itu juga membawa Barca meraih empat gelar La Liga berturut-turut dari 1991 sampai 1994.
Pep memperoleh 47 caps untuk Tim Nasional Spanyol dan merupakan bagian dari skuat pemenang medali Emas Olimpiade pada 1992. Dia juga mewakili Spanyol di Piala Dunia pada1994 dan Euro 2000.
2. Menjelma Jadi Pelatih Berkelas
Pada 2008, Presiden Barcelona Joan Laporta menghadirkan Pep Guardiola sebagai pelatih baru. Barca baru saja memutus kontrak Frank Rijkaard menyusul musim mengecewakan di kompetisi domestik maupun Eropa.