Trump Ucapkan Belasungkawa kepada Korban Penembakan Las Vegas

Melalui Twitter, Presiden AS Donald Trump mengucapkan belasungkawa terhadap korban penembakan massal Las Vegas.

oleh Citra Dewi diperbarui 02 Okt 2017, 20:21 WIB
Petugas Las Vegas berjaga di luar lapangan festival musik Route 91 Harvest country setelah seorang penembak melakukan aksinya di Las Vegas, Nevada (1/10). Dikabarkan beberapa orang termasuk seorang polisi terkena tembakan. (David Becker/Getty Images/AFP)

Liputan6.com, Las Vegas - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan sebuah pernyataan singkat dalam menanggapi penembakan Las Vegas. Tragedi yang terjadi di tengah festival musik Route 91 itu menyebabkan 50 orang tewas dan sekitar 400 orang terluka.

Melalui Twitter, Trump menyampaikan rasa dukacita dan simpatinya kepada para korban.

"Rasa dukacita dan simpati saya sampaikan kepada para korban dan keluarga dalam penembakan Las Vegas yang mengerikan. Semoga Tuhan memberkati kalian semua!" tulis Trump dalam Twitter.

Peristiwa ini menjadi penembakan paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat.

Dikutip dari CBS News, Selasa (2/1/0/2017), pihak berwenang telah mengidentifikasi bahwa pelaku adalah seorang pria berusia 64 tahun bernama Stephen Paddock. Pria asal Nevada itu kemudian ditembak mati oleh polisi di lantai 32 Mandalay Bay Hotel dan Casino, tempat ia memberondongkan peluru.

Belasungkawa juga diucapkan oleh Wakil Presiden AS, Mike Pence, melalui Twitter.

"Kepada seluruh korban, keluarga, dan orang-orang terkasih yang menjadi korban dari kekerasan tak berperikemanusiaan di Las Vegas, Karen dan saya berdoa dan mengirim cinta kepada kalian," tulis Pence.

"Hati dan doa warga Amerika ditujukan kepada kalian semua. Dukacita dan simpati kami kirimkan kepada kalian," imbuh dia.

Di tengah insiden penembakan Las Vegas, Trump dijadwalkan untuk mengunjungi korban badai Maria di Puerto Rico pada Selasa, 3 Oktober 2017. Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara Gedung Putih, Sarah Huckabee Sanders.

 

Sakiskan Video Pilihan di Bawah Ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya