Liputan6.com, Situbondo: Kementrian Pertahanan membeli 17 kendaraan tempur produksi Rusia, BMP-3F. Dengan melibatkan dua kapal perang TNI Angkatan Laut, kendaraan tempur itu mendarat di perairan Pantai Banongan Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (11/12).
Disaksikan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, kendaraan tempur terbaru itu langsung diuji kemampuan tembaknya dengan menggunakan amunisi mulai dari kaliber 7 hingga 100. Indonesia harus membayar US$ 50 juta atau sekitar Rp 477 miliar, untuk mendapatkan 17 kendaraan tersebut.
Usai uji fungsi tempur, BMP-3F diserahterimakan oleh Kedutaan Rusia kepada Indonesia. Kendaraan tempur itu diyakini mampu meningkatkan kemampuan TNI dalam menjaga kedaulatan negara.(IDS/SHA)
Disaksikan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, kendaraan tempur terbaru itu langsung diuji kemampuan tembaknya dengan menggunakan amunisi mulai dari kaliber 7 hingga 100. Indonesia harus membayar US$ 50 juta atau sekitar Rp 477 miliar, untuk mendapatkan 17 kendaraan tersebut.
Usai uji fungsi tempur, BMP-3F diserahterimakan oleh Kedutaan Rusia kepada Indonesia. Kendaraan tempur itu diyakini mampu meningkatkan kemampuan TNI dalam menjaga kedaulatan negara.(IDS/SHA)