Belasan Pelajar di Bekasi Keracunan Makanan Usai Gebyar Muharam

Polisi mengamankan kepala sekolah berinisal A untuk dimintai keterangan. Kini, kasus tersebut telah ditangani oleh Polsek Jatiasih.

oleh Fernando Purba diperbarui 20 Sep 2017, 04:18 WIB
Belasan siswa di Bekasi keracunan makanan

Liputan6.com, Bekasi - Sedikitnya 15 anak Sekolah Dasar Islam Terpadu An Nisa, Jalan Wibawa Mukti, Jatiasih, Kota Bekasi, dilarikan ke Rumah Sakit Kartika Husada, Selasa. Mereka diduga keracunan usai menyantap makanan spageti dan susu yang dihidangkan pihak sekolah.

Kejadian itu berawal ketika para pelajar yang mayoritas kelas 4, menyelenggarakan acara Gebyar Muharam 1439 H. Acara penyambutan Tahun Baru Islam itu digelar di halaman sekolah pada pukul 10.00 WIB.

Saat istirahat siang, pihak sekolah lalu menghidangkan makan spageti dan susu untuk diberikan kepada pelajar. Setelah itu, sedikitnya 15 siswa merasa lemas dan muntah-muntah.

"Makan spageti dan susu coklat. Setelah makan rasanya sakit banget perut. Seperti dikocok. Lima menit kemudian saya mulai mual. Tak lama saya muntah-muntah," kata salah satu siswa, Fadly Fauzan (9), Bekasi, Selasa 19 September 2017.

Kanit Reskrim Polsek Jatiasih, AKP Umar Wirahadikusumah membenarkan hal tersebut. Pihak rumah sakit pun, kata dia, masih mengharuskan sedikitnya 3 pelajar untuk menjalani observasi lanjutan, sementara sisanya 12 siswa telah diizinkan pulang.

"Sebentar ya, ini masih dugaan. Kita masih meminta hasil dari Dokter terlebih dahulu," kata Umar saat di temui di Rumah Sakit Kartika Husada, Selasa malam.

Polisi mengamankan kepala sekolah berinisal A untuk dimintai keterangan. Kini, kasus tersebut telah ditangani oleh Polsek Jatiasih Bekasi

Saksikan video menarik di bawah ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya