5 Alasan Mengapa MU Bisa Juara Liga Champions Musim Ini

MU meraih tiket Liga Champions musim 2017-18 dengan menjuarai Liga Europa musim lalu.

oleh Bogi TriyadiDiterbitkan 05 September 2017, 19:00 WIB
Manajer Manchester United (MU) Jose Mourinho. (Reuters/Andrew Yates)

Liputan6.com, Manchester - Manchester United (MU) terakhir kali memenangi trofi Liga Champions pada 2008. Saat itu, klub berjuluk Setan Merah ini mengalahkan Chelsea pada laga final lewat drama adu penalti dengan skor 6-5 (1-1).

Setelah itu, prestasi terbaik MU hanya sebagai finalis, yakni 2009 dan 2011. Dalam dua laga final tersebut, ambisi MU selalu digagalkan Barcelona. Musim 2016-17, MU bahkan tidak tampil di Liga Champions.

Jika melihat klasemen akhir Liga Inggris musim 2016-17, MU sebenarnya tidak lolos ke Liga Champions musim ini. Pasalnya, Paul Pogba dan kawan-kawan hanya menempati peringkat keempat.

Namun, MU bisa tampil di Liga Champions berkat sukses mereka menjuarai Liga Europa musim lalu. Pasukan Jose Mourinho pun langsung tampil di fase grup.

Kembali tampil di Liga Champions, MU tentunya ingin mengukir prestasi terbaik. Terlebih, MU memiliki sejumlah faktor yang dapat mengantarkan mereka merebut trofi kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut.

Berikut lima alasan mengapa MU bisa juara Liga Champions musim ini seperti dinukil dari Sports Keeda.


1. Punya Striker Kelas Dunia

Striker Manchester United (MU) Romelu Lukaku. (AP/Dave Thompson)

Manchester United (MU) mendatangkan Romelu Lukaku dari Everton pada bursa transfer musim panas 2017. Striker 24 tahun itu dibeli dengan nilai transfer 75 juta pound.

Pembelian Lukaku sudah mulai terbukti jitu. Dia sudah mencetak empat gol dari empat laga di semua kompetisi sejauh musim ini.

Tidak hanya Lukaku, MU juga memutuskan kembali mengontrak Zlatan Ibrahimovic. Keputusan ini diambil setelah pemain 35 tahun menunjukkan tanda-tanda akan pulih lebih cepat dari cedera lutut.

Ibrahimovic kemungkinan kembali merumput pada Oktober mendatang. Musim lalu, dia mencetak 28 gol di seluruh kompetisi untuk membawa MU meraih tiga gelar juara, yakni Community Shield, Pial Liga Inggris, dan Liga Europa.

Lukaku dan Ibrahimovic sangat kecil kemungkinan diduetkan. Namun, fakta ini menunjukkan jika Manajer MU Jose Mourinho memiliki dua striker kelas dunia.


2. Musim Kedua Mourinho

Manajer Manchester United (MU) Jose Mourinho. (AFP/Geoff Caddick)

Jose Mourinho mendapat sejumlah kritik di musim pertamanya sebagai manajer Manchester United (MU). Mendatangkan Paul Pogba dari Juventus dengan rekor transfer dunia, yaitu 89 juta pound, MU hanya finis di peringkat enam klasemen akhir Liga Inggris musim 2016-17.

Lanjut Baca:

Kendati demikian, Mourinho masih mampu memberikan tiga gelar juara, yakni Community Shield, Piala Liga Inggris, dan Liga Europa. Khusus Liga Europa, sukses itu membawa MU kembali tampil di Liga Champions musim ini. Jika melihat catatan Mourinho di masa lalu, sering kali pria Portugal itu meraih kesuksesan terbesar di musim kedua. Di Inter Milan, misalnya. Di musim pertamanya, yakni 2008-09, dia dianggap gagal. Namun, semusim kemudian dia memberikan trofi Liga Champions untuk klub Italia tersebut. Kini, Mourinho merasa nyaman dan percaya diri sebagai manajer MU. Ia juga telah terbukti sebagai seorang pemenang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya