Iwan Bidu Sirait Sumbang Emas SEA Games 2017 dari Karate

Pada awal pertarungan, Iwan Bidu mengaku terlambat panas.

oleh Cakrayuri Nuralam diperbarui 23 Agu 2017, 17:40 WIB
menyabet medali emas SEA Games nomor kumite kurang dari 55 kilogram di Kuala Lumpur Convention Centre, Rabu (23/8/2017). (Liputan6.com/Cakrayuri Nuralam)

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Atlet karateka putra, Iwan Bidu Sirait ikut menyumbangkan medali emas SEA Games 2017 bagi kontingen Indonesia. Iwan berhak meraih medali emas setelah menang telak 10-4 atas karateka Filipina, John Paul Bejar pada nomor kumite kurang dari 55 kilogram di Kuala Lumpur Convention Centre, Rabu (23/8/2017).

Pada awal pertarungan, Iwan mengaku terlambat panas. Karena hal tersebut, pria berusia 21 tahun itu malah tertinggal 0-2 setelah tangannya terkena pukulan John Paul.

Untungnya, pria yang juga seorang TNI Angkatan Darat ini bisa membaca permainan John Paul. Iwan pun mengaku sangat puas bisa mengalahkan karateka terkuat Filipina di SEA Games.

"Jujur saja, saya geregetan karena sempat tertinggal. Setelah itu saya langsung panas, tapi dia tadi bertandingnya mundur dua kali lalu maju, begitu terus sampai akhir. Saat dia maju, langsung saya pukul," ujarnya.

Iwan yang bekerja sebagai TNI AD di Direktorar Zeni Angkatan Darat, Matraman itu mengaku banyak mencuri poin dari John berkat melakukan pukulan di bagian kepala.

"Saya tahu dia bukan lawan yang lemah, tangguh sekali malah. Saya berusaha tenang dan itu berhasil. Emas ini untuk rakyat Indonesia dan TNI AD," ujar pria yang berpangkat sebagai sersan dua itu mengakhiri.

*CLEAR mendukung athlete Indonesia untuk terus #PakaiKepalaDingin dan jadi juara. Banyak tantangan yang akan dihadapi para atlet saat sesi latihan ataupun pertandingan, terutama kelelahan serta munculnya keringat berlebih di kepala. CLEAR Ice Cool Menthol memberikan 3X kesegaran, shampoo pilihan no.1 di Indonesia untuk cara menghilangkan ketombe. Tak perlu khawatir dengan adanya ketombe, hadapi dengan shampoo anti ketombe terbaik.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya