Djarot Sudah Prediksi Perluasan Pembatasan Motor Akan Diprotes

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tak mau ambil pusing dengan protes kebijakan peluasan pembatasan motor hingga Senayan.

oleh Delvira Hutabarat diperbarui 21 Agu 2017, 18:11 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat memberikan pidato di acara Tabur Bunga untuk Korban 98 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Rabu (8/5/). (Liputan6.com/Gempur M Surya)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tak mau ambil pusing dengan protes kebijakan pembatasan sepeda motor yang diperluas dari Jalan MH Thamrin hingga Senayan.

"Semuanya mesti protes dong, orang dibatasi mana pernah enggak protes," kata Djarot di Balai Kota Jakarta, Senin (21/8/2017).

Perluasan larangan kendaraan roda dua melintas dari Medan Merdeka Barat hingga Bundaran Senayan akan diuji coba mulai 12 September. Uji coba itu akan berlangsung selama satu bulan. Sebagai pengganti, Pemprov DKI akan menyediakan bus pengumpan gratis atau feeder.

Mantan Wali Kota Blitar itu menyebut, alasan utama pelarangan roda dua adalah untuk mendorong warga naik kendaraan umum. Ia menampik alasan lain seperti meningkatkan pendapatan daerah maupun unsur estetika.

"Tujuan kita supaya mereka terbiasa transportasi umum. Dan supaya trotoar tidak digunakan untuk motor. Anda tuh repot masyarakat, kalau trotoar dinaikin motor Anda marah. Dibatasi seperti ini marah-marah juga," tegas Djarot.

"Ini mendorong supaya mereka naik kendaraan umum. Bukan hanya estetika," Djarot memungkasi.

 

Saksikan Video Menarik Di Bawah Ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya