Selain Infeksi, Ini 4 Penyebab Bau Urine Tak Sedap

Saat bau busuk muncul pada urine, ini bisa menjadi pertanda ada sesuatu yang terjadi di tubuh Anda.

oleh Umi Septia diperbarui 18 Agu 2017, 14:30 WIB
Apakah benar kentut yang bau tanda tubuh tak sehat? Temukan jawabannya di sini! (Sumber Foto: Huffington Post)

Liputan6.com, Jakarta Sering kali urine memiliki bau yang tidak sedap dan khas. Hal ini tergantung pada konsentrasi urea di dalam tubuh yang menentukan bau tersebut lebih kuat atau lemah.

Saat bau busuk muncul pada urine, ini bisa menjadi pertanda ada sesuatu yang terjadi di tubuh Anda. Dilansir dari laman Step to Health, Jumat (18/8/2017), berikut ini merupakan penyebab bau tak sedap pada urine.

1. Dehidrasi

Penyebab pertama timbulnya bau tidak sedap pada urine adalah kurangnya air yang Anda minum setiap harinya. Saran terbaik adalah penuhi kebutuhan tubuh akan cairan dengan minum delapan gelas air per hari.

Selain menimbulkan bau tidak sedap, dehidrasi juga bisa menimbulkan warna kuning pekat atau oranye pada urine, disertai bau amonia.

2. Infeksi saluran kencing

Infeksi saluran kencing dapat menjadi penyebab bau tidak sedap. Gejalanya meliputi sering merasa kebelet pipis, rasa terbakar saat pipis dan sakit perut.

Penyebab infeksi saluran kencing salah satunya adalah bakteri E. Coli. Jika hal ini terjadi, berkonsultasilah ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

3. Diabetes

Apakah urine Anda berbau busuk? Jika ya, Anda harus menemui dokter sesegera mungkin. Hal ini bisa jadi salah satu gejala diabetes.

Jika Anda sudah menjadi diabetesi dan minum pil insulin, pastikan Anda menjalaninya dengan disiplin. Jika urine berbau busuk, ini mengindikasikan Anda tidak meminum pil insulin dengan rutin.

4. Penyakit lever

Penyebab lainnya Anda memiliki bau urine yang tidak sedap yaitu penyakit lever. Gejalanya meliputi mual, muntah,sakit perut, mata kuning, lemah, dan penurunan berat badan.

5. Anda berovulasi

Hormon yang sama yang membantu Anda selama masa kehamilan janin (estrogen dan progesteron) juga mengatur siklus haid Anda.

Hormon ini memiliki efek pada bau urine. Hal ini menyebabkan saat Anda berovulasi, Anda bisa mencium urine Anda memiliki bau busuk seperti bau amonia.

 

Saksikan video menarik berikut:

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya