Liputan6.com, Jakarta Belakangan, klub-klub liga utama Turki atau Super Lig getol berburu pemain dari Serie A. Kebanyakan mereka mengincar pemain-pemain top yang nasibnya tak jelas di Italia.
Teranyar, Besiktas berhasil memboyong bek tangguh Gary Medel dari Inter Milan. Pemain internasional Chile itu resmi direkrut dengan nilai transfer 3 juta euro. Medel langsung diikat kontrak berdurasi tiga tahun dan akan diberi gaji 2,3 juta euro per tahun.
Bergabungnya Medel ke Besiktas telah ditayangkan melalui video di akun Twitter resmi Besiktas, kemarin, Jumat (11/8/2017). Mantan pemain Sevilla dan Boca Juniors itu akan segera diperkenalkan kepada para fans hari Minggu.
Usai resmi hengkang, Medel mengaku berat meninggalkan Inter, yang telah ia bela sejak tahun 2014.
“Meninggalkan Inter tidak mudah bagi saya. Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada siapapun yang telah menjadi bagian dari masa tiga tahun yang menakjubkan ini; rekan-rekan saya, pelatih, tim medis, psikoterapis, para staf, koki, dan siapa saja yang ada dalam klub menakjubkan ini,” kata pemain berusia 30 tahun itu.
Sebelum Medel, ada empat pemain dari Serie A lainnya yang juga hengkang ke klub Super Lig. Siapa saja mereka? Baca di halaman selanjutnya.
Advertisement
Caner Erkin
Gary Medel bukanlah satu-satunya pemain Inter yang dibajak oleh Besiktas. Sebelum dia, ada Besiktas juga membeli Caner Erkin dari Inter, tepatnya pada 1 Juli lalu. Bek kiri Turki itu direkrut dengan nilai transfer 750 ribu euro, setelah melewati masa peminjaman selama satu musim. Ia diberi kontrak yang akan berakhir Juni 2020.
Berbeda dari Medel, Erkin lebih berpengalaman bermain di Liga Turki. Pemain jebolan akademi Manisaspor itu pernah membela Galatasaray dan Fenerbahce.
Bisa dikatakan, Erkin hanya singgah sejenak saja di Giusppe Meazza. Ya, ia bergabung dengan Inter pada Juli 2016, dengan status bebas transfer, dan langsung dipinjamkan sebulan kemudian ke Besiktas. Ia pun tak sempat sekalipun bermain dengan seragam Inter.
Mauricio Isla
Mauricio Isla bergabung dengan Fenerbahce dengan status bebas transfer pada 21 Juli 2017 lalu. Cagliari, klubnya sebelumnya, tak berminat memperpanjang kontraknya. Ia hanya bertahan satu tahun bersama Cagliari sejak dibeli dari Juventus pada musim panas 2016 seharga 4 juta euro.
Oleh Fenerbahce, Isla diikat kontrak hingga Juni 2020. Mantan bek Juventus itu akan bermain bersama Roberto Soldado dan Robin Van Persie di klub raksasa Turki itu.
Super Lig akan menjadi petualangan baru bagi Isla. Sebelumnya, selain di Serie A, pemain timnas Chile itu pernah merasakan bermain di Liga Inggris (bersama QPR) dan Liga Prancis (bersama Marseille).
Selama merumput di Serie A, Isla total bermain dalam 191 pertandingan, dan mencetak 7 gol dan 29 assist. Klub terbanyak yang dibelanya adalah Udinese, di mana ia tampil di 152 pertandingan, dan berkontribusi 7 gol dan 21 assist.