Ingin Wisata Daerahmu Eksis di Medsos? Ikuti Cara Komunitas Ini

Ada sejumlah tips dan modal penting untuk mempromosikan pariwisata daerah di media sosial. Apa sajakah?

oleh Shinta NM Sinaga diperbarui 02 Agu 2017, 20:15 WIB
Labuan Bajo, NTT

Liputan6.com, Lembata, NTT - Ada sejumlah tips dan modal penting untuk mempromosikan pariwisata daerah di media sosial. Apa sajakah?

"Ada tiga modal yang harus dimiliki untuk bisa mempromosikan daerah di media sosial, yaitu cinta, media sosial, dan kreativitas," kata Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka Hariqo Wibawa Satria.

Dia memberikan pelatihan Promosi Pariwisata Daerah Melalui Medsos kepada 484 anggota Gerakan Pramuka di Bumi Perkemahan Waijarang, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Untuk modal cinta dan media sosial sudah dimiliki oleh Pramuka NTT, sedangkan kreativitas harus terus ditingkatkan," ujar Hariqo.


Dalam pelatihan yang digelar sebagai rangkaian agenda Raimuna Daerah NTT VI itu, peserta diajari tips-tips dan modal penting untuk mempromosikan pariwisata daerah di media sosial. Usai pelatihan, Pramuka NTT semakin kreatif mempromosikan wisata daerahnya.

Saat memaparkan materi, Hariqo sempat bertanya kepada peserta, siapa yang pernah mempromosikan NTT di media sosial. Banyak peserta yang mengangkat tangan. Meski demikian, kata dia, promosi saja tidak cukup. Harus dibarengi kemampuan membuat konten yang baik di media sosial dan gadget.

"Kecintaan mereka pada NTT dan NKRI sudah tidak diragukan lagi. Tinggal dibekali kemampuan membuat video dengan telepon genggam dan jurnalistik dasar. Tadi kita praktik langsung bagaimana melaporkan sesuatu di depan kamera handphone," urai Hariqo.

Ketua Kwarda NTT yang juga Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Kominfo Lusia Adinda Lebu Raya menjelaskan, Pramuka NTT harus benar-benar melaksanakan semboyan "Setiap Pramuka adalah Kantor Berita."

"Pramuka memiliki kewajiban mempergunakan media sosial untuk hal-hal positif. Setiap Pramuka punya media sosial. Ini harus diarahkan pada hal-hal yang produktif. Pramuka memiliki kemampuan memberitakan kegiatan Pramuka, potensi daerah di media sosialnya masing-masing," ucap Lusia.

Selain mengenai media sosial, peserta Raimuna Daerah NTT juga mendapatkan materi tentang U-Report, kerja sama Kwarnas Gerakan Pramuka dengan UNICEF. Materi ini disampaikan oleh Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka Luqman Hakim Arifin, Adnan Mubarak dari UNICEF, dan Ketua DKD NTT Deddy Tames.

Raimuna Daerah VI NTT berlangung mulai 27 Juli hingga 1 Agustus 2017. Kegiatan bertajuk "“Semangat Muda Bangun Asa, Wariskan yang Terbaik bagi Bumi Flobamora, Satyaku Kudharmakan, Dharmaku Kubaktikan" ini dibuka oleh Wakil Gubernur NTT Beni Litel Noni.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pengalaman, serta mempererat persaudaraan antar-Pramuka atau pemuda se-NTT. Peserta juga mengunjungi sejumlah tempat wisata di Kabupaten Lembata, seperti mendaki puncak Ile Lewotolok, mengunjungi Desa Nelayan Lamalera, serta berwisata ke Bukit Cinta dan Bukit Doa yang tidak jauh dari bumi perkemahan.

 

Saksikan Video Menarik di Bawah Ini:

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya