Asia Junior Championships 2017: Jauza/Ribka Melaju ke Semifinal

Kemenangan Jauza/Ribka diperoleh dalam dua game langsung 21-12 dan 21-15 atas Yang Chenxue/Zhou Meng dari Tiongkok.

oleh Jonathan Pandapotan Purba diperbarui 29 Jul 2017, 05:20 WIB
ilustrasi bulutangkis

Liputan6.com, Jakarta - Beda hasil diperoleh dua pasangan ganda putri Indonesia di babak perempat final Asia Junior Championships 2017. Jauza Fadhila Sugiarto/Ribka Sugiarto sukses melaju ke semifinal, sementara Serena Kani/Pitha Haningtyas Mentari harus terhenti.

Kemenangan Jauza/Ribka diperoleh dalam dua game langsung 21-12 dan 21-15 atas Yang Chenxue/Zhou Meng dari Tiongkok. Keduanya berhasil tampil kompak dalam mengatasi lawannya tersebut.

“Kami main menyerang. Menekan lawan terus dari awal sampai akhir. Jangan sampai kasih bola yang enak ke lawan. Tidak ada pola khusus, karena kami baru pertama kali berhadapan dengan lawan,” ungkap Jauza dalam rilis PBSI.

Sayang langkah Jauza/Ribka tak bisa diikuti Serena/Mentari. Jika menang, keduanya akan saling berhadapan di semifinal. Namun Serena/Mentari harus mengakui keunggulan lawannya dari Tiongkok, Xuanxuan Liu/Yuting Xia. Serena/Mentari kalah dengan skor 13-21 dan 17-21.

Dengan demikian Xuanxuan/Yuting lah yang akan dihadapi Jauza/Ribka untuk berebut tiket final. “Besok lebih yakin, nothing to lose siapapun lawannya harus dihadapi,” ungkap Jauza.

Jauza/Ribka merupakan “racikan” ganda putri baru yang dipasangkan untuk turnamen ini. Keduanya pun mengaku senang bisa mencapai babak semifinal kejuaraan yang berlangsung di Jaya Raya Sports Hall Training Center.

“Seneng bisa ke semifinal Asia Junior setelah tahun ketiga saya ikut. Kuncinya saya main yakin, jangan lengah, pokoknya pengen berusaha terus. Saya ingin memberikan yang terbaik,” kata Jauza ditemui usai bertanding.

“Pertamanya nggak ada target khusus. Kalau bisa masuk semifinal bagus. Tapi pas sudah sampai semifinal, tanggung jadi pengen bisa mencapai lebih. Pokoknya fight terus, mainnya lebih berani dan lebih percaya diri,” kata Ribka menambahkan.

“Masih banyak yang harus diperbaiki. Kalau masalah kompak sudah lumayan. Mungkin kalau bola-bola sambungannya yang masih harus diperbaiki. Yang penting komunikasi terus di lapangan,” kata Jauza lagi.

Saksikan video menarik di bawah ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya