Akhir Pencarian Nelayan Korban Kapal Tenggelam di Pantai Garut

Korban ditemukan sembilan mil dari lokasi kapal tenggelam, yakni di Pantai Cimari, Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

oleh Jayadi Supriadin diperbarui 24 Jul 2017, 00:05 WIB
Ilustrasi Kapal Tenggelam

Liputan6.com, Garut - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan Jawa Barat (Jabar) akhirnya berhasil menemukan Jiji. Nelayan berusia 56 tahun ini korban kapal tenggelam pada Jumat, 21 Juli lalu. Korban ditemukan sembilan mil dari lokasi tenggelamnya kapal motor nelayan, yakni di Pantai Cimari, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Menurut Juru Bicara Badan SAR Nasional (Basarnas) Jabar, Joshua Banjarnahor, tim gabungan berhasil menemukan korban kapal tenggelam tersebut pada Minggu pagi, sekitar pukul 09.30 WIB, dalam keadaan lemas.

Korban kapal tenggelam itu kemudian dibawa ke Puskesmas Cikelet untuk mendapatkan penanganan medis. "Namun, sayang, nyawa korban tak bisa diselamatkan," ucap Joshua, Minggu, 23 Juli 2017.

Buat menghormati keluarga korban, menurut Joshua, jenazah sang nelayan langsung dibawa keluarga untuk dimakamkan.

Sebelumnya, Jiji dikabarkan hilang saat kapal yang digunakan untuk mencari ikan mengalami kecelakaan dan tenggelam di pantai selatan Garut, pada Jumat, 21 Juli 2017. Dari empat nelayan di kapal, tiga di antaranya berhasil menyelamatkan diri.

Husna (35), Sugih (27), dan Engkos (50) yang berhasil menyelamatkan diri adalah warga Jampang Jatimulya, Pameungpeuk, Garut. Mereka berhasil dievakuasi oleh aparat Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Pantai Santolo untuk selanjutnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Pameungpeuk.

Adapun Jiji sempat hilang ditelan lautan akibat kapal tenggelam. Warga Desa Pamalayan, Kecamatan Bayongbong, Garut, ini baru ditemukan pada Minggu pagi tadi. Korban meninggal di Puskesmas Cikelet, sesaat setelah mendapatkan penanganan karena kondisinya yang sangat lemah.

Saksikan video menarik di bawah ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya