Antrean Arus Balik 17 Km, Polisi Tertibkan Rest Area Dawuan

Selain menertibkan kendaraan yang diparkir di bahu jalan, polisi mengimbau pemudik yang telah istirahat agar melanjutkan perjalanan.

oleh Arie Nugraha diperbarui 30 Jun 2017, 03:22 WIB
Kemacetan arus balik di Tol Cipali akibat pengalihan ruas. (Liputan6.com/Panji Prayitno)

Liputan6.com, Bandung - Kemacetan arus balik Lebaran 2017 terjadi di beberapa daerah di Jawa, seperti di jalur selatan Jawa Barat yaitu Nagreg, Malangbong, Gentong, dan Limbangan. Sedangkan, jalur Pantura di kawasan Dawuan dan jalur tengah Tol Cikarang Utama.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Royke Lumowa mengatakan, di rest area Dawuan petugas mengimbau para pemudik yang tengah beristirahat segera melanjutkan perjalanan, agar tidak terjadi antrean panjang.

"Hambatan terjadi karena para pemudik di rest area membengkak. Rest area tidak nampung kemudian mereka parkir di bahu jalan, menghambat teman-teman yang lainnya ke belakang. Setelah itu diadakan penertiban di bahu jalan, bahkan ada yang diderek," kata Royke di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis, 29 Juni 2017.

Royke menjelaskan selain menertibkan kendaraan yang diparkir di bahu jalan, kepolisian juga mengimbau kepada pemudik yang telah beristirahat maksimal dua jam diharuskan meninggalkan rest area.

Tujuannya, kata Royke, memberikan kesempatan terhadap pemudik lain yang hendak beristirahat dan mengurangi antrean kendaraan hingga ke bahu jalan. Karena terjadi antrean sepanjang 17 kilometer dari rest area di KM 52 hingga KM 68.

"Buah simalakama juga buat kita karena dari satu sisi mereka harus istirahat, di sisi lain mereka mengganggu kelancaran lalu lintas," ujar dia.

Royke mengatakan Korlantas Polri mencatat kenaikan jumlah pemudik pada arus balik Lebaran 2017 terus melonjak hingga akhir pekan ini.

Indikasinya, kata Royke, adalah peningkatan jumlah kendaraan yang melintas di Pantura, Pantai Selatan, dan jalur tengah di kisaran 30-40 persen. Sabtu dan Minggu diperkirakan akan terjadi puncak arus balik Lebaran 2017.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya