Kunjungi Mantan Gubernur Surjadi, Djarot Dapat Petuah Khusus

Surjadi Soedirdja adalah tokoh yang pertama kali dikunjungi Djarot usai dia menggelar open house di Balai Kota DKI Jakarta.

oleh Delvira Hutabarat diperbarui 25 Jun 2017, 15:47 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat bersilaturahmi ke kediaman Gubernur ke-13 DKI Surjadi Soedirdja. (Liputan6.com/Delvira Chairani Hutabarat)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengunjungi kediaman Gubernur DKI Jakarta 1992-1997 Jenderal TNI purnawirawan Surjadi Soedirdja, di Cilandak, Jakarta Selatan.

Surjadi adalah tokoh yang pertama kali dikunjungi Djarot, usai dia menggelar open house di Balai Kota DKI Jakarta.

"Habis open house, saya ke sini dan alhamdulillah Pak Surjadi diberi kesehatan dan semangat untuk bisa beri petuah pada kita semua," kata Djarot di kediaman Gubernur ke-13 DKI itu, Minggu (25/6/2017).

Pada pertemuan dengan mantan Mendagri itu, Djarot bercerita bahwa Presiden keempat RI Abdurahman Wahid atau Gus Dur pernah mengatakan, Surjadi merupakan pejabat DKI paling bersih.

"Saya sampaikan, waktu itu Gus Dur pernah bilang bahwa pejabat DKI paling bersih itu Pak Surjardi," kata dia.

Dalam kunjungan ini, menurut Djarot, Gubernur ke-13 DKI Jakarta itu berpesan agar menjaga persatuan, kesatuan, toleransi, serta perdamaian satu sama lain.

"Jaga kesatuan, toleransi pesannya," kata dia.

Djarot juga mendapat pesan khusus dari Surjadi, yakni agar menjaga istrinya, Happy Farida.

"Ya pasti, karena istri itu di Jawa kayak jimat. Jimat itu siji dimat-mat. Satu disayang-sayang. Itu guyonannya Pak Surjadi. Jadi ini kami bersyukur dia masih sehat," tutur dia.

Setelah mengunjungi Surjadi, Djarot berencana menyambangi kediaman Gubernur DKI terdahulu lainnya, di antaranya Fauzi Bowo dan Sutiyoso. Namun, Djarot akan memastikan terlebih dulu soal keberadaan Fauzi Bowo, apakah berlebaran di Indonesia atau Jerman.

Selain menjabat Gubernur DKI Jakarta 1992-1997, Surjadi Soedirdja juga pernah menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial, dan Keamanan Republik Indonesia dan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah era Presiden Gus Dur.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya