MotoGP: Sasis Baru Bikin Rossi Pede Balapan di Assen

Sasis baru membuat Rossi yakin dapatkan hasil bagus di MotoGP Belanda.

oleh Liputan6.com diperbarui 24 Jun 2017, 15:00 WIB
Legenda balap 500cc, Kevin Schwantz, meyakini Valentino Rossi bisa memilih mengakhiri kariernya di MotoGP pada akhir musim ini. (EPA/Noushad Thekkayil)

Liputan6.com, Assen - Valentino Rossi merasa makin percaya diri untuk menggunakan sasis barunya setelah memakainya selama sesi latihan pertama dan kedua di Sirkuit Assen, Belanda, Jumat (23/6/2017) kemarin. Juara dunia tujuh kali itu secara keseluruhan telah mengumpulkan waktu tercepat keenam dengan 1 menit 33,830 detik atau kalah cepat 0.,700 detik dari rekan setimnya Maverick Vinales.

Rossi sepertinya mendapatkan lebih banyak pengalaman pada bagian sasis baru yang awalnya ia jajal pada pengujian di Sirkuit catalunya, pekan lalu. Penguasa Sirkuit Assen itu lantas merencanakan bakal menggunakannya pada balapan, meskipun dia hanya memiliki satu kerangka baru pada motornya.

"Saya cukup puas, terutama karena kami memiliki dua latihan dalam kondisi lintasan kering dan itu cukup baik. Karena biasanya cuaca di Assen tidak mudah diprediksi," ujar Rossi seperti dikutip dari Autosport, Sabtu (24/6/2017).

"Sekarang kami harus bekerja pada sasis baru dan saya mengonfirmasi perasaan baik yang saya alami sewaktu mengikuti pengujian di Barcelona. Pastinya kami punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan, mulai dari keseimbangan motor yang masih belum 100%," ujar Rossi.

Ketika disinggung apakah Rossi benar-benar akan menggunakan sasis baru, dia menjawab tentu saja. Tapi dia harus benar-benar memutuskan motor mana yang akan digunakan pada gelaran seri kedelapan akhir pekan nanti.

Pasalnya, Dorna sports selaku otoritas tertinggi MotoGP hanya memperbolehkan memasang sasis baru pada satu motor saja. "Ya. Sayangnya kami hanya memiliki satu. Jadi kami harus mengatur diantara motor itu, tapi rasanya saya lebih memilih yang baru," kata Rossi.

Saksikan video menarik di bawah ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya