Liputan6.com, Lebak: Tinggi gelombang laut Banten Selatan mencapai tiga meter dengan kecepatan angin 18 knot atau 36 kilometer per jam. Dengan jarak pandang tiga sampai enam kilometer. Demikian perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Sabtu (2/10).
Analis cuaca BMKG Serang, Halim Perdanakusuma menyebutkan gelombang bergerak dari Selatan dan angin selatan berkecepatan berkisar 12-18 knot. Cuaca berawan dan berpeluang hujan ringan terjadi pada sore hingga malam. Sedangkan suhu pada siang 24-32 derajat Celcius.
Selama ini, menurut dia, gelombang laut Banten Selatan memburuk akibat masa perlaihan dari musim kemarau ke hujan. Tiupan angin disertai hujan ringan dan sedang terjadi pada sore hingga malam. Karena itu, pihaknya mengeluarkan peringatan waspada kepada nelayan.
Tinggi gelombang hingga tiga meter dan tiupan angin mencapai 18 knot tentu membahayakan bagi perahu nelayan pantai Carita, Panimbang, Tanjung Lesung, Sumur, Ujung Kulon, Binuangeun, dan Bayah. "Saya minta nelayan tidak melaut dulu menyusul tingginya gelombang" katanya.
Sementara tinggi gelombang Selat Sunda bagian utara yakni perairan Merak-Bakauheni berkisar 1,5-1, meter dengan jarak pandang 3-6 meter. Selama ini, Perairan Merak-Banten dinyatakan relatif normal dan tidak membahayakan bagi pelayaran kapal Ferry maupun kapal cepat.(ANT/JUM)
Analis cuaca BMKG Serang, Halim Perdanakusuma menyebutkan gelombang bergerak dari Selatan dan angin selatan berkecepatan berkisar 12-18 knot. Cuaca berawan dan berpeluang hujan ringan terjadi pada sore hingga malam. Sedangkan suhu pada siang 24-32 derajat Celcius.
Selama ini, menurut dia, gelombang laut Banten Selatan memburuk akibat masa perlaihan dari musim kemarau ke hujan. Tiupan angin disertai hujan ringan dan sedang terjadi pada sore hingga malam. Karena itu, pihaknya mengeluarkan peringatan waspada kepada nelayan.
Tinggi gelombang hingga tiga meter dan tiupan angin mencapai 18 knot tentu membahayakan bagi perahu nelayan pantai Carita, Panimbang, Tanjung Lesung, Sumur, Ujung Kulon, Binuangeun, dan Bayah. "Saya minta nelayan tidak melaut dulu menyusul tingginya gelombang" katanya.
Sementara tinggi gelombang Selat Sunda bagian utara yakni perairan Merak-Bakauheni berkisar 1,5-1, meter dengan jarak pandang 3-6 meter. Selama ini, Perairan Merak-Banten dinyatakan relatif normal dan tidak membahayakan bagi pelayaran kapal Ferry maupun kapal cepat.(ANT/JUM)