Liputan6.com, Padang: Setahun sudah bencana gempa melanda Padang, Sumatra Barat. Ada sebuah lokasi di daerah kaki Gunung Tigo, Kabupaten Padang Pariaman yang hingga saat ini masih menjadi kuburan massal bagi 247 warga yang terkubur hidup-hidup di lokasi bencana.
Gempa berkekuatan 7,6 skala Richter di Padang Pariaman menimbulkan longsor yang langsung mengubur tiga desa yakni Kapalo Koto, Cumanak, dan Lubuk Laweh. Bahkan di Desa Lubuk Laweh, dari sekitar 200-an penduduk hanya 16 orang yang berhasil selamat dari bencana.
Gempa 6,7 SR mengguncang Padang dan sekitarnya setahun lalu. Ribuan nyawa tak tertolong. Kerugian materil pun disebut-sebut mencapai Rp 4,8 triliun. Ini adalah bencana gempa terburuk sepanjang tahun 2009. Sejumlah infrastruktur yang ada rusak diguncang gempa.(JUM)
Gempa berkekuatan 7,6 skala Richter di Padang Pariaman menimbulkan longsor yang langsung mengubur tiga desa yakni Kapalo Koto, Cumanak, dan Lubuk Laweh. Bahkan di Desa Lubuk Laweh, dari sekitar 200-an penduduk hanya 16 orang yang berhasil selamat dari bencana.
Gempa 6,7 SR mengguncang Padang dan sekitarnya setahun lalu. Ribuan nyawa tak tertolong. Kerugian materil pun disebut-sebut mencapai Rp 4,8 triliun. Ini adalah bencana gempa terburuk sepanjang tahun 2009. Sejumlah infrastruktur yang ada rusak diguncang gempa.(JUM)