Liputan6.com, Jakarta Alvaro Morata sepertinya akan meninggalkan Madrid lagi. Meski sudah mencetak 15 gol di La Liga, dia bermain hanya 1.341 menit, tentu hal mengejutkan bagi pemain dengan kualitas hebatnya.
Pemain internasional Spanyol itu perlu bermain dengan keteraturan lebih dari yang dia lakukan jika dia ingin menyaingi Diego Costa untuk posisi awal di tim nasional.
Advertisement
Ini adalah pertarungan penting bagi Alvaro Morata, jika akan meninggalkan Bernabeu.
Morara telah lama dikaitkan dengan banyak klub papan atas. Namun Manchester United secara konsisten berada di antara klub-klub tersebut karena mereka membutuhkan pemain tengah. Apalagi kabarnya sekarang Zlatan Ibrahimovic akan hengkang dan Antoine Griezmann tidak jadi datang.
Namun sebagian besar faktor Morata ditaksir MU karena Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal ini yang memberi Morata debut Real Madrid-nya di musim 2010/11.
Tapi secara fakta bahwa gaya Morata memang sangat cocok untuk permainan Mourinho. Berikut 4 alasan mengapa Alvaro Morata lebih ideal hengkang ke MU:
Kekuatan
Morata adalah pemain depan dengan pistur tinggi dan badan cukup tegap. Dia punya kekuatan yang memungkinkannya memegang bola dengan baik, memastikan lawan sulit untuk melepaskannya darinya. Kondisi ini memungkinkan dia bermain dengan pola serangan tersebut.
Yang tentu saja penting bagi José Mourinho, mengatur serangannya di sekitar striker yang mampu menahan bola dan memberi peluang pemain lain.
Apalagi bola akan masuk ke kotak dari area yang luas. Kemampuan mengkonversi salib sangat penting, dan enam dari 15 gol Morata di Liga datang melalui kepalanya. Mengingat betapa banyak gol krusial MU dari bola udara, kemampuan itu bisa membantu dia masuk skuat MU.
Kecepatan
Jauh dari menjadi target pemain yang statis seperti Zlatan Ibrahimovic, Morata benar-benar bisa bergerak lincah.
Ini terlihat dari permainan spektakuler Morata saat Madrid bertemu Bayern Muenchen. Morara sangat menambahkan elemen penting dari dinamisme serangan tersebut. Kemampuan kontra-serang MU tidak akan begitu lumpuh seperti saat menghadapi pemain Swedia itu.
Morata bisa memberikan bola panjang untuk Ibrahimovic. Tapi dia juga bisa "terbang" ke udara. Ingat saja apa yang dia lakukan pada saat bermain untuk Juventus di tahun 2015/16.