Liputan6.com, Jakarta: Ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia dan Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Singapura di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (21/02). Unjuk rasa dipicu pernyataan Lee Kuan Yew yang menuding Indonesia sebagai sarang terorisme internasional [baca: Amien: Pernyataan Lee Kuan Yew Harus Diklarifikasi].
Menurut pengunjuk rasa, pernyataan Lee itu sebagai bentuk intervensi asing kepada Indonesia. Mereka juga meminta Lee membuktikan tudingan itu. Selain itu, pemerintah Singapura juga diminta segera meminta maaf kepada rakyat Indonesia
Ketua GPMI Ahmad Sumargono yang ikut dalam unjuk rasa kemudian berdialog dengan Direktur Jenderal Luar Negeri Kedubes Singapura. Hingga berita ini ditulis belum diketahui isi dialog tersebut.(YYT/Jeremy Teti dan Haryo Dewanto)
Menurut pengunjuk rasa, pernyataan Lee itu sebagai bentuk intervensi asing kepada Indonesia. Mereka juga meminta Lee membuktikan tudingan itu. Selain itu, pemerintah Singapura juga diminta segera meminta maaf kepada rakyat Indonesia
Ketua GPMI Ahmad Sumargono yang ikut dalam unjuk rasa kemudian berdialog dengan Direktur Jenderal Luar Negeri Kedubes Singapura. Hingga berita ini ditulis belum diketahui isi dialog tersebut.(YYT/Jeremy Teti dan Haryo Dewanto)