e-Commerce Diimbau Manfaatkan Potensi Digital Indonesia

Rudiantara menyampaikan potensi digital Indonesia sangat besar bagi pelaku industri e-Commerce yang mampu memanfaatkan potensi tersebut.

oleh Dewi Widya Ningrum diperbarui 09 Mei 2017, 14:36 WIB
Menkominfo Rudiantara bersama Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf mengunjungi sejumlah booth usai meresmikan pembukaan IESE 2017. Liputan6.com/Dewi Widya Ningrum

Liputan6.com, Tangerang - Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, hari ini resmi membuka ajang pameran industri e-Commerce, Indonesia E-commerce Summit and Expo (IESE) 2017, yang digelar di Indonesia Convention and Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan.

Dalam sambutannya, Rudiantara menyampaikan potensi digital Indonesia sangat besar. Karena itu para pelaku industri e-Commerce Indonesia harus mampu memanfaatkan potensi digital Indonesia yang saat ini terus bertumbuh, seiring meningkatnya pengguna internet.

Menurutnya kegiatan perdagangan digital merupakan kekuatan ekonomi baru yang diyakini dapat menempatkan Indonesia sebagai yang terdepan di kawasan regional.

Rudiantara juga menekankan bahwa saat ini pemerintah sedang fokus membangun Indonesia, bagaimana memeratakan pembangunan ekonomi di Indonesia.

Ia juga mendorong agar perbankan bisa mengintegrasikan layanan mereka dengan berbagai teknologi yang saat ini berkembang, jika tidak ingin pasarnya digerus.

IESE yang tahun ini mengusung tema "Empowering the Digital Energy of Asia" diharapkan dapat menindaklanjuti program pemerintah tentang teknologi dan ekonomi digital bagi UMKM, serta mendukung program Kemenkominfo dalam mensosialisasikan Roadmap E-commerce Indonesia, terutama untuk mencapai 1.000 technopreneur di tahun 2020.

Pembukaan IESE 2017. Liputan6.com/Dewi Widya Ningrum

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Indonesia E-commerce Association (idEA), Aulia Marinto, menyatakan 2016 merupakan momen penting bagi pemain e-Commerce. Inilah yang melatarbelakangi idEA kembali menggelar IESE yang kedua ini, untuk mengakomodir masyarakat dan para pelaku usaha yang ingin menggali lebih jauh perkembangan industri e-Commerce di Indonesia.

Aulia menambahkan, saat ini Indonesia sudah dijadikan banyak target oleh negara-negara lain mengingat besarnya potensi industri e-Commerce di Tanah Air.

"Tidak mustahil Indonesia bisa menjadi the next China di dunia e-Commerce," ujarnya di gedung ICE, Selasa (9/5/2017).

IESE 2017 diramaikan oleh sekitar 150 perusahaan di bidang e-Commerce Indonesia. Selain itu, lebih dari 100 pembicara baik dari dalam maupun luar negeri juga dihadirkan selama pameran berlangsung, 9-11 Mei 2017. Mereka akan berbagi pengalaman tentang tantangan dan peluang industri e-Commerce di Indonesia dan dunia.

Pembukaan IESE 2017. Liputan6.com/Dewi Widya Ningrum

Usai meresmikan pembukaan pameran IESE 2017, Menkominfo didampingi oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, serta perwakilan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), mengunjungi booth-booth pameran di area ICE.

(Dew/Ysl)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya