Final Proliga 2017: Jakarta Elektrik Enggan Remehkan Pertamina

Jakarta Elektrik mengincar hattrick gelar juara Proliga.

oleh Jonathan Pandapotan Purba diperbarui 23 Apr 2017, 08:00 WIB
Tim voli putri Jakarta Elektrik PLN melakukan foto bersama sebelum bertanding melawan Gresik Petrokimia pada pertandingan Final Four Putaran Pertama Proliga 2017 di Gor Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (8/4). (Liputan6.com/Gempur M. Surya)

Liputan6.com, Jakarta Manajer Jakarta Elektrik PLN, Heri Hermawan menegaskan timnya takkan meremehkan Jakarta Pertamina Energi di final Proliga 2017. Menurut Heri, hasil di Final Four tak bisa jadi acuan.

Jakarta Elektrik PLN akan menghadapi Jakarta Pertamina Energi pada Grand Final Proliga 2017 di GOR Amongrogo, Minggu (23/4). Kemenangan jadi harga mati bagi Jakarta Elektrik. 

"Dari sisi mental dan fisik, anak-anak sudah siap bertarung untuk meraih yang terbaik, sesuai dengan target meraih treble winners," kata Heri kepada Liputan6.com.

"Pertamina rival kita tahun lalu juga. Lalu di Final Four kemaren (di Bandung), dua kali main, kami dua kali menang juga. Saya kira Pertamina akan mempersiapkan strategi khusus melawan kami. Yang pasti kita tidak boleh lengah."

"Siapa pun lawannya, kita tidak bisa melihat bahwa di Final Four kita menang, karena di final Proliga 2017 kita mulai dari nol lagi," ucap Heri.

Heri menilai, Jakarta Pertamina Energi memiliki banyak pemain bagus. Jadi, ia ingin timnya fokus sepanjang pertandingan berlangsung. "Pertamina pemain asingnya juga istimewa. Ada Regan Scott (Amerika Serikat) dan Anna Stepaniuk (Ukraina)," Heri menambahkan.

Jakarta Elektrik sendiri mengincar gelar Proliga 2017 demi mencatat hattrick. Sebelumnya, mereka meraih gelar yang sama pada 2015 dan 2016.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya