Laju IHSG Diproyeksi ke Zona Merah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal tertekan pada perdagangan saham hari ini, Rabu (12/4/2017).

oleh Achmad Dwi Afriyadi diperbarui 12 Apr 2017, 06:30 WIB
Pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal tertekan pada perdagangan saham hari ini, Rabu (12/4/2017). Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan IHSG di kisaran 5.570 dan resistance 5.648.

IHSG melemah pada perdagangan saham kemarin. IHSG susut sebanyak 16,36 poin ke level 5.627,93.

"Indeks sektor konsumer yang memimpin pelemahan," kata dia, Jakarta, Rabu (12/4/2017).

Namun demikian, investor asing masih cukup optimistis dengan pasar modal dalam negeri. Itu tercermin dengan aksi beli bersih investor asing yang tercatat Rp 558,37 miliar.

"Investor asing terlihat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp 558,37 miliar di saat investor domestik cenderung mengambil langkah hati-hati setelah meningkatnya permintaan atas asset haven," ujar dia.

Lanjar merekomendasikan saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Astra International Tbk (ASII), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT PP Tbk (PTPP).

PT Sinarmas Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak mixed namun cenderung melemah. Rentang gerak IHSG bakal di support 5.600 dan resistance 5.650.

Saham pilihan Sinarmas Sekuritas PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT PP Tbk (PTPP).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya