Liputan6.com, Surabaya: Harum wangi coklat mulai menggelitik hidung saat memasuki lobi Hotel JW Marriott Surabaya, Jawa Timur. Sebuah miniatur masjid berdiri kokoh di sana dan semuanya terbuat dari coklat.
Proses pembuatan miniatur bangunan dari coklat telah menjadi tradisi hotel ini setiap menyambut Ramadan. Pembuatan masjid coklat telah menghabiskan waktu empat hari dari pembangunan konstruksi hingga yang paling sulit proses pengolesannya dengan teknik khusus karena sifat coklat yang mudah membeku.
Desain replika masjid coklat tersebut terinspirasi dari bangunan Masjid Jami, masjid yang terbesar di India. Masjid coklat setinggi tiga meter itu menghabiskan lebih dari 100 kilogram coklat putih dan 10 kilogram coklat hitam (dark chocolate).(MRQ/AYB)
Proses pembuatan miniatur bangunan dari coklat telah menjadi tradisi hotel ini setiap menyambut Ramadan. Pembuatan masjid coklat telah menghabiskan waktu empat hari dari pembangunan konstruksi hingga yang paling sulit proses pengolesannya dengan teknik khusus karena sifat coklat yang mudah membeku.
Desain replika masjid coklat tersebut terinspirasi dari bangunan Masjid Jami, masjid yang terbesar di India. Masjid coklat setinggi tiga meter itu menghabiskan lebih dari 100 kilogram coklat putih dan 10 kilogram coklat hitam (dark chocolate).(MRQ/AYB)