Kenakan Pakaian Hitam, Ribuan Warga Protes Kematian Pria China di Paris

oleh Liputan6Diterbitkan 03 April 2017, 13:30 WIB
Kenakan Pakaian Hitam, Ribuan Warga Protes Kematian Pria China di Paris
Polisi anti huru hara berjaga didepan para demonstran di Place de la Republique, di Paris, Prancis (2/4). Setidaknya 6.000 orang yang tergab
Polisi anti huru hara berjaga didepan para demonstran di Place de la Republique, di Paris, Prancis (2/4). Setidaknya 6.000 orang yang tergabung dalam komunitas etnis China di Prancis turun ke jalanan kota Paris menggelar aksi protes. (AFP/Benjamin Cremel)
Sejumlah demonstran melempari petugas saat bentrokan terjadi di Place de la Republique, di Paris, Prancis (2/4). Mereka menggelar aksi terkait insiden pria China yang ditembak mati polisi, akhir Maret lalu. (AFP/Benjamin Cremel)
Sejumlah massa melakukan demonstrasi di Place de la Republique, di Paris, Prancis (2/4). Sebelumnya, unjuk rasa serupa telah terjadi beberapa kali di ibu kota Prancis tersebut dalam beberapa minggu terakhir. (AFP/Benjamin Cremel)
Demonstran bersorak-sorak saat menggelar aksinya di Place de la Republique, di Paris, Prancis (2/4). Sejumlah demonstran dilaporkan melemparkan botol, telur, dan buah kepada aparat yang berusaha mencegah aksi mereka. (AFP/Benjamin Cremel)
Sejumlah massa berjalan memadati Place de la Republique saat menggelar aksi, Paris, Prancis (2/4). Aksi mereka ini dipicu oleh kematian pria bernama Shaoyo Liu, 56, yang diduga tewas di tangan polisi. (AFP/Benjamin Cremel)
Massa berkumpul saat menggelar demonstrasi di Place de la Republique, di Paris, Prancis (2/4). Insiden kematian dan aksi protes tersebut semakin menambah ketegangan yang terjadi antara Beijing dan Paris. (AFP/Benjamin Cremel)
Sejumlah wanita membawa mawar putih dan spanduk saat menggelar demo di Place de la Republique, di Paris, Prancis (2/4). (AFP/Benjamin Cremel)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya