Liputan6.com, Ambon: Situsi di Kota Ambon, Maluku, tetap normal pacsca-Deklarasi Malino yang diselenggarakan untuk menyelesaikan berbagai konflik di Maluku. "Tak ada kejadian menonjol yang terjadi," kata Wakil Wali Kota Ambon Syarif Hadler di Ambon, dalam telewicara dengan reporter Rossiana Silalahi di Studio SCTV Jakarta, Rabu (13/2) siang.
Menurut Syarif, saat ini Pemerintah Kota Ambon sedang berusaha mensosialisasikan hasil pertemuan Malino kepada pemerintah daerah setempat dan semua lapisan masyarakat [baca: Sebelas Kesepakatan Mengakhiri Pertemuan Malino]. Terutama masalah pelucutan senjata yang dimiliki warga sipil di Maluku. "Supaya penyerahan senjata dapat dilakukan dengan sukarela," kata Syarif.
Lebih lanjut Syarif menjelaskan, jika masyarakat Maluku tak mau menyerahkan senjata, pemda setempat berencana membentuk tim dari pemerintah pusat atau Pemda Maluku untuk membahas soal tersebut. Pertemuan Malino yang diselenggarakan antarkubu yang terlibat konflik: Islam dan Nasrani, selama dua hari kemarin, di Malino, Sulawesi Selatan, menghasilkan 11 butir kesepakatan.(MTA/Tim liputan 6 SCTV)
Menurut Syarif, saat ini Pemerintah Kota Ambon sedang berusaha mensosialisasikan hasil pertemuan Malino kepada pemerintah daerah setempat dan semua lapisan masyarakat [baca: Sebelas Kesepakatan Mengakhiri Pertemuan Malino]. Terutama masalah pelucutan senjata yang dimiliki warga sipil di Maluku. "Supaya penyerahan senjata dapat dilakukan dengan sukarela," kata Syarif.
Lebih lanjut Syarif menjelaskan, jika masyarakat Maluku tak mau menyerahkan senjata, pemda setempat berencana membentuk tim dari pemerintah pusat atau Pemda Maluku untuk membahas soal tersebut. Pertemuan Malino yang diselenggarakan antarkubu yang terlibat konflik: Islam dan Nasrani, selama dua hari kemarin, di Malino, Sulawesi Selatan, menghasilkan 11 butir kesepakatan.(MTA/Tim liputan 6 SCTV)