Syafrie Samsudin Belum Datang ke KPP HAM

Mayjen Syafrie Samsudin dan Kolonel George Tuisitta belum memenuhi panggilan KPP HAM. Keduanya akan dipanggil secara paksa jika tidak datang hingga pukul 13.00 WIB, hari ini.

oleh Liputan6Diterbitkan 14 Februari 2002, 03:04 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Aksi Komisi Penyelidik Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Trisakti dan Semanggi I-II masih terganjal. Sebab sampai sekarang, sebanyak dua dari tiga perwira tinggi TNI/Polri: Mayor Jenderal TNI Syafrie Samsudin dan Kolonel TNI George Tuisutta, belum hadir. Padahal menurut rencana, para perwira TNI ini akan diperiksa sebagai saksi pada pukul 09.00 dan 11.00 WIB. KPP HAM sendiri belum menerima surat keterangan mengenai alasan ketidakhadiran kedua perwira tersebut dalam pemanggilan kali kedua ini. Demikian penjelasan Ketua KPP HAM Albert Hasibuan, di Jakarta, Rabu (13/2) siang.

Selain Syafrie dan George, Ajun Komisaris Besar Polisi Satria Hari Prasetya juga belum hadir untuk pemeriksaan yang direncanakan berlangsung pukul 13.00 WIB tadi. Menurut Albert, jika ketiga perwira TNI/Polri tidak hadir, maka KPP HAM akan meminta bantuan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk melakukan pemanggilan paksa terhadap seluruh perwira yang tidak datang, terhitung hingga pukul 13.00 WIB hari Rabu ini.

Sedangkan Jenderal Pol. Purnawirawan Rusman Hadi, yang juga tidak memenuhi panggilan KPP HAM, mengatakan, surat pemanggilan tersebut belum sampai kepada yang bersangkutan karena dia sudah pindah alamat. Sementara Jenderal (Purn) TNI Wiranto, belum memberikan keterangan pasti alasan soal ketidakhadirannya, sampai saat ini.

Selain itu, Albert mengungkapkan keberatannya terhadap pernyataan Badan Pembinaan Hukum TNI yang mengatakan bahwa surat pemanggilan KPP HAM tak satu pun yang diterima para perwira TNI. Dari 19 perwira yang dipanggil untuk diperiksa, hingga kini hanya seorang yang memenuhi panggilan KPP HAM, yaitu Zulkarnain [baca: Perwira TNI/Polri Tak Memenuhi Panggilan KPP HAM].

Ketidakhadiran belasan perwira tinggi TNI/Polri ini menyebabkan para keluarga korban tragedi Semanggi dan Trisakti kecewa [baca: Pati TNI/Polri Tidak Datang, Keluarga Korban Kecewa]. Penuntasan kasus ini bakal panjang.(ZAQ/Hendy Bernadi dan Gatot Setiawan)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya