Pesawat Iran Jatuh, 117 Penumpang tewas

Sebanyak 105 penumpang dan 12 awak pesawat Iran Air Tours dinyatakan tewas dalam kecelakaan di Pegunungan Sefidh Kouh. Penyebab kecelakaan belum bisa dipastikan.

oleh Liputan6Diterbitkan 13 Februari 2002, 19:17 WIB
Liputan6.com, Teheran: Sebuah pesawat milik afiliasi perusahaan penerbangan Iran Air Tours, Selasa (12/02), jatuh di Pegunungan Sefidh Kouh (Gunung Putih), Iran, ketika berupaya mendarat di kota barat daya, Khorramabad. Sebanyak 105 penumpang dan 12 awak pesawat dinyatakan tewas, termasuk empat pejabat pemerintah dan dua orang asing.

Sebelum jatuh, pesawat berjenis Tupolev-154 buatan Rusia itu sempat hilang terlebih dahulu dari pantauan radar saat terbang di atas Pegunungan Sefid Kouh, sekitar 25 kilometer sebelah barat Khorramabad. Kondisi awan rendah dan cuaca buruk diduga menjadi penyebab kecelakaan tersebut. Apalagi, pegunungan yang membujur di perbatasan Irak itu tertutup salju dan kabut.

Seorang saksi mata dari Desa Cheghini menuturkan, sebelum jatuh pesawat itu menabrak Sefid Kouh. Suara dentuman yang dashsyat membuat ia keluar rumah dan melihat ada jilatan api di tubuh pesawat yang lepas landas dari Teheran dan berniat menuju Khorramabad.

Dalam beberapa tahun terakhir, dunia penerbangan Iran kerap didera sejumlah kecelakaan pesawat. Kecelakaan terakhir terjadi Mei 2001, ketika sebuah pesawat buatan Rusia Yak-40 yang membawa 30 penumpang, termasuk Menteri Transportasi Rahman Dadman dan tujuh anggota parlemen, jatuh dekat Kota Sari di utara Iran. Saat itu seluruh penumpang dan awak pesawat tewas.

Embargo Amerika Serikat terhadap Iran yang berlaku sejak 1996 diperkirakan menjadi satu di antara penyebab kecelakaan pesawat. Alasannya, sejak embargo diberlakukan, Iran kesulitan memperbaharui armada penerbangannya.(ULF/Indri)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya