Liputan6.com, Jakarta - Demam Beauty and the Beast masih berlanjut di kalangan pecinta film berjenis drama musikal dan fantasi romansa. Adaptasi dari film animasi besutan Disney ini, dimainkan secara apik oleh Emma Watson sebagai Belle dan Dan Stevens sebagai Beast. Sampai-sampai penonton merasakan atmosfer layaknya film animasinya yang rilis pada 1991 silam.
Banyak adegan Beauty and the Beast yang tidak mengurangi penghormatan terhadap film animasinya hingga pada akhirnya menjadi sebuah mahakarya tersendiri. Beberapa lagu yang dinyanyikan ulang juga menimbulkan suasana yang sangat romantis nan mengharukan.
Advertisement
Sementara kisah dalam filmnya telah menghibur banyak pasang mata di seluruh dunia, ternyata banyak cerita di balik layar yang tak kalah menarik. Beberapa kejadian yang melibatkan para pemain, bahkan menyimpan kenangan tersendiri yang cukup menggelikan.
Lantas, apa saja fakta-fakta menarik nan lucui yang ada di belakang film Beauty and the Beast? Simak deretannya yang telah dirangkai oleh Liputan6.com berikut ini.
Sutradara Sebut Disney Gila
Sutradara Bill Condon menjadi sosok yang memiliki ide pertama kali untuk mengadaptasi animasi Beauty and the Beast sebagai sebuah film live-action. Ia pun berbicara kepada Disney dan disambut dengan keraguan untuk menghidupkannya sebagai sebuah film musikal.
Condon lalu berkata, "Dengan segala hormat, saya pikir Anda semua gila. Lagu-lagunya terlalu bagus. Anda semua akan menghabiskan waktu ini membuat film hidup Beauty and the Beast yang besar, cantik, dan janganlah terburu 'Jadilah Tamu Kami'?"
Aksen Prancis Jadi Meksiko
Ewan McGregor yang memerankan Lumiere, mengatakan bahwa bagian tersulit memainkan karakternya adalah mendapatkan aksen Prancis yang tepat. Padahal, istrinya sudah dua puluh tahun di Perancis. Ia malah mengaku bahwa suaranya sempat terdengar seperti logat Meksiko bukannya Perancis. Akhirnya, ia harus mengulang dialognya setelah syuting selesai.
Mengisi suara Lumiere bukanlah satu-satunya hal yang sulit bagi Ewan McGregor. Aktor Star Wars itu juga harus menampilkan tarian Lumiere dalam sebuah adegan motion-capture (penangkap gerakan). Namun, ia sempat merasa malu pada saat memakai kostum penangkap gerak dan tidak bisa menari dengan baik. Ia pun baru bisa saat benar-benar sendirian dengan beberapa kru syuting.