Liputan6.com, Cibinong - Timnas Indonesia U-22 akan menjamu Myanmar dalam pertandingan yang digelar pada Selasa (21/3/2017) di Stadion Pakansari, Cibinong. Pertandingan ini merupakan debut Luis Milla sebagai pelatih timnas sejak ditunjuk pada Januari lalu.
Pertemuan kedua tim besok sore WIB ini disebut PSSI sebagai laga uji coba resmi internasional. Dengan begitu, skuat Garuda wajib menang jika ingin memperbaiki posisi di peringkat FIFA.
Sebaliknya, Myanmar akan menganggap laga ini sebagai persiapan untuk bermain di Kualifikasi Piala Asia 2019 seminggu kemudian. Usai bertemu Timnas Indonesia, tim berjuluk The White Angels tersebut harus menjamu India pada 28 Maret di Thuwunna YTC Stadium, Yangon.
Lebih jauh, pertemuan Indonesia kontra Myanmar juga jadi ajang pembuktian dua pelatih Eropa, Luis Milla (Spanyol) dan Gerd Zeise (Jerman). Mereka sama-sama dikenal sebagai juru taktik yang kenyang pengalaman dalam membentuk tim di level kelompok umur.
Bila Luis Milla pernah membawa Spanyol U-21 juara Piala Eropa, Zeise sukses mengangkat sepak bola Asia Tenggara dengan meloloskan Myanmar ke putaran final Piala Dunia U-20 2015 di Selandia Baru.
Advertisement
Fakta menarik juga terjadi pada pertandingan besok sore, karena pertemuan Timnas Indonesia vs Myanmar adalah pertemuan pertama kedua pelatih. Di sisi lain, wasit Clifford Daypuyat, asal Filipina, akan memulai debut FIFA matchday pertamanya juga.
Berikut ulasan mengenai profil kedua pelatih tersebut.
Luis Milla
1. Luis Milla
Luis Milla secara resmi diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 20 Januari lalu di kantor PSSI. Dia mendapat kontrak dua tahun untuk membawa skuat Garuda tampil bagus di SEA Games 2017 di Malaysia dan Asian Games 2018.
Pria kelahiran 51 tahun lalu itu sudah kenyang pengalaman untuk melatih tim muda, baik level klub maupun timnas. Sejak melepas peran sebagai asisten pelatih Getafe, dia naik kelas menjadi pelatih kepala di timnas U-19 dan U-20 Spanyol selama dua tahun hingga 2010.
Setahun kemudian, kariernya menanjak dengan melatih skuat U-21 yang diisi nama-nama bintang dunia saat ini seperti David De Gea, Juan Mata, Ander Herrera, Thiago Alcantara, hingga Javi Martinez. Hasilnya, trofi juara Piala Eropa U-21 berhasil dibawa pulang Spanyol.