IHSG Diproyeksi Bergerak di Dua Zona

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal bergerak dua arah atau variatif pada perdagangan saham Rabu (8/3/2017).

oleh Achmad Dwi Afriyadi diperbarui 08 Mar 2017, 06:30 WIB
Pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal bergerak dua arah atau variatif pada perdagangan saham Rabu (8/3/2017). Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan IHSG di support 5.350 dan resistance 5.420.

Kemarin, IHSG ditutup melemah tipis 7,2 poin ke level 5.402,61. IHSG tertekan oleh pelemahan sektor industri.

"Sektor industri dasar berbalik menekan sedangkan sektor pertanian rebound setelah sebelumnya mengalami aksi jual," kata dia.

Dia menambahkan, kenaikan IHSG ditopang oleh investor asing yang mencatatkan aksi beli saham. Asing sendiri melakukan pembelian senilai Rp 87,5 miliar.

"Investor asing tercatat net buy setelah sempat net sell sejak minggu lalu di level Rp 87,5 miliar," ujar dia.

Bursa Asia sendiri ditutup variatif dengan pelemahan terjadi pada Bursa Jepang. "Bursa Asia ditutup mixed dengan pelamah terjadi pada ekuitas Jepang," terang dia.

Lanjar merekomendasikan saham PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Waskita Karya Tbk (WSKT).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya