Presiden Afsel Siap Kerja Keras Lanjutkan Pekerjaan RI di IORA

Presiden Afsel berkomitmen melanjutkan kerja keras Indonesia di IORA.

oleh Andreas Gerry Tuwo diperbarui 07 Mar 2017, 20:15 WIB
Presiden RI Joko Widodo bersalaman dengan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma usai memberikan keterangan pers terkait hasil KTT IORA 2017 di JCC, Jakarta, Selasa (7/3). KTT IORA 2017 menghasilkan kesepakatan Jakarta Concord. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Afrika Selatan kini mengambil alih kepemimpinan IORA menggantikan Indonesia yang telah menjabat selama tiga tahun, tepatnya periode 2015-2017.

Dalam penutupan KTT IORA di JCC Senayan, Presiden Afsel Jacob Zuma menyebut, siap menerima tugas besar ini. Ia pun berkomitmen bekerja sebaik mungkin untuk memajukan  Asosiasi Lingkar Negara Samudera Hindia ini.

"Dengan gembira, saya akan terus bekerjasama dengan erat dengan Indonesia (di IORA)," sebut Zuma di Jakarta, Selasa (7/3/2017).

Oleh sebab itu, Zuma berkomitmen negaranya akan melanjutkan yang sudah dibuat Indonesia. Ia melihat RI telah melakukan banyak hal demi kemajuan IORA dan negara di Samudera Hindia.

"Saya berupaya keras melanjutkan kemajuan yang ditinggal Australia dan Indonesia sebagai ketua IORA," jelasnya.

KTT IORA di Jakarta merupakan sejarah besar bagi organisasi ini. Sebab, baru di Indonesia IORA melaksanakan pertemuan tingkat tinggi.

Dalam KTT ini, para pemimpin IORA sepakat menghasilkan IORA Concord yang merupakan kesepakatan mengenai komitmen memajukan, keamanan dan keselamatan maritim.

Kesepakatan Jakarta Concord tersebut ditandatangani 21 pemimpin dan perwakilan tinggi negara anggota IORA.

Afsel sendiri, nantinya menjalankan peran sebagai ketua IORA dalam periode tiga tahun. Dimulai dari 2018 hingga 2020.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya