Murid Madrasah Ibtidayah (MI) Yayasan Nurul Bahri memasukan surat yang telah ditulis untuk Presiden Jokowi, di perkampungan nelayan Muara Angke, Jakarta, Senin (27/2). Gerakan Ayo Menulis ini digagas Standarpen Industries. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Murid Madrasah Ibtidayah (MI) Yayasan Nurul Bahri menulis surat untuk Presiden Jokowi, di perkampungan nelayan Muara Angke, Jakarta, Senin (27/2). Kegiatan itu sebagai ajakan agar anak Indonesia gemar menulis. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Murid MI Yayasan Nurul Bahri menunjukkan surat yang ditulis untuk Presiden Jokowi, di perkampungan nelayan Muara Angke, Jakarta, Senin (27/2). Kegiatan itu juga sebagai kepedulian pada dunia literasi untuk anak Indonesia. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Murid Madrasah Ibtidayah (MI) Yayasan Nurul Bahri menulis surat untuk Presiden Jokowi, di perkampungan nelayan Muara Angke, Jakarta, Senin (27/2). Kegiatan itu sebagai ajakan agar anak Indonesia gemar menulis. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Murid MI Yayasan Nurul Bahri menunjukkan surat yang ditulis untuk Presiden Jokowi, di perkampungan nelayan Muara Angke, Jakarta, Senin (27/2). Kegiatan itu juga sebagai kepedulian pada dunia literasi untuk anak Indonesia. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Kotak dari kardus berisi surat yang ditulis oleh murid MI Yayasan Nurul Bahri untuk Presiden Jokowi, di perkampungan nelayan Muara Angke, Jakarta, Senin (27/2). Kegiatan itu sebagai ajakan agar anak Indonesia gemar menulis. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Murid MI Yayasan Nurul Bahri melakukan pawai usai menulis surat untuk Presiden Jokowi, di perkampungan nelayan Muara Angke, Jakarta, Senin (27/2). Kegiatan itu juga sebagai kepedulian pada dunia literasi untuk anak Indonesia. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Murid Madrasah Ibtidayah (MI) Yayasan Nurul Bahri melakukan pawai usai menulis surat untuk Presiden Jokowi, di perkampungan nelayan Muara Angke, Jakarta, Senin (27/2). Gerakan Ayo Menulis ini digagas Standarpen Industries. (Liputan6.com/Faizal Fanani)