Liputan6.com, Jakarta- Dalam permainan sepak bola, menggocek menjadi unsur yang bisa dibilang sangat penting. Ada lima nama yang paling lihai soal ini. Para lawan dibuat tak berdaya oleh gerakannya.
Sepak bola adalah satu-satunya olahraga yang menawarkan kepada penonoton untuk menyaksikan contoh pergerakan yang indah. Pemain dengan gerakan yang luwes memperdaya lawan dengan cara sedemikian rupa.
Advertisement
Banyak yang bisa jadi contoh. Neymar misalnya yang terkenal memiliki skill nomor wahid soal memperdaya lawan. Penonton dibuat terkesima oleh aksinya.
Nah, masih ada nama-nama lain yang punya kemampuan serupa. Siapa saja mereka? Berikut Liputan6.com menyajikannya untuk anda dikutip dari Sportskeeda.
5. Ronaldo
5. Ronaldo
Ronaldo atau yang dijuluki El Fenomeno, merupakan striker yang punya kemampuan melewati lawan. Dia seperti meneruskan tradisi pemain Brasil yang acap menari samba di lapangan.
Banyak yang menyebutnya seperti Pele. Dia juga punya kelihaian mencetak gol dan finishing yang menawan.
Mantan pemain Real Madrid ini bak paket lengkap sebagai striker. Dalam masa jayanya, dia seperti tak terhentikan. Buktinya, dia berhasil meraih tiga gelar pemain terbaik dari FIFA.
4. Diego Maradona
4. Diego Maradona
Tentu saja, Diego Armando Maradona masuk dalam daftar ini. Legenda Argentina ini seperti membuat penonton ternganga ketika menyaksikannya bermain di lapangan.
Pada 1986, dia membuat aksi brilian. Ketika gocekan Diego Maradona melewati 5 pemain Inggris lalu diumpan sampai bola melambung ke atas. Maradona pun menyambut dengan tangannya. Saat itulah bola masuk ke gawang Inggris.
Kontroversi? Ya benar. Namun, dia terus dipuja sebagai pemain dengan gol tangan Tuhan. Bahkan, dia pernah mencetak salah satu gol terbaik sepanjang masa dan terpilih sebagai The Goal of Century atas golnya itu.
3. Ronaldinho
3. Ronaldinho
Nama lainnya yang punya aksi lihai ini adalah Ronaldinho. Ya legenda hidup sepak bola Brasil itu memang selalu disematkan julukan Goyang Samba.
Aksinya pertama kali dimulai saat membantu timnas Brasil pada Piala Dunia 2002. Kemudian, pada 2003 Barcelona berhasil mendatangkannya ke Camp Nou.