Akui Siswanya Terjerat Kasus Mesum, Sekolah Pastikan Sanksi

Siswa SMA itu sebelumnya izin pergi ke sekolah, tetapi malah terjaring mesum di hotel pada malam Valentine.

oleh Dhimas Prasaja diperbarui 21 Feb 2017, 14:03 WIB
Ilustrasi (Liputan6.com)

Liputan6.com, Surabaya - Pihak sekolah swasta di Surabaya mengakui siswanya terjaring razia Satpol PP Kota Surabaya di sebuah hotel di Surabaya pada perayaan malam Valentine beberapa waktu lalu. Pasangan yang terjerat kasus mesum itu sudah menjalin asmara selama dua tahun terakhir.

Hal itu dikatakan Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMA yang berada di pusat kota, Dwi Putra Kurniawan. Pihak sekolah juga sudah bertemu dengan orangtua siswa bersangkutan di kantor Satpol PP Surabaya.

"Jadi, kami sudah memanggil orangtua tadi pagi. Bahkan saat kejadian itu memang di luar jangkauan sekolah dan itu sudah bukan jadi tanggung jawab sekolah," kata Dwi, Senin, 20 Februari 2017.

Menurut Dwi, saat kejadian, siswa laki-laki berinisial SS berusaha melindungi kekasihnya yang berinisial TL, siswi kelas XII IPA sebuah SMA swasta, dengan mengatakan mereka dari sekolah yang sama.

"Pada saat itu, saya juga tanyakan ke siswa kami. Dan dia kan panggil saya Sir, dia bicara iya Sir benar dan dia berusaha menutupi siswa SMA XXX. Saya enggak bohong," ujar Dwi.

Menurut informasi, siswa laki-laki yang terjaring kasus mesum itu adalah anak dari perwira polisi. Atas ulahnya, sekolah menyatakan akan memberikan sanksi.

"Tentunya kami kita akan memberikan sanksi kepada siswa kami kelas XII ini nanti sanksinya berupa penundaan pemberian ijazah," tutur Dwi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya