4 Pemain Spanyol yang Sukses di Serie A

cukup banyak pemain Spanyol yang gagal bersinar di Serie A

oleh Liputan6Diterbitkan 14 Februari 2017, 18:30 WIB
Striker Real Madrid asal Spanyol, Alvaro Morata. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Liputan6.com, Jakarta - Anggapan negatif yang melekat di benak publik sepak bola bahwa pemain asal Spanyol selalu gagal di Serie A masih belum hilang sampai saat ini.

Tak dapat dimungkiri, cukup banyak pemain Spanyol yang gagal bersinar di Serie A. Antara lain ada Ivan de la Pena, Diego Tristan, Jose Mari, dan Gaizka Mendieta, yang datang sebagai nama besar, tapi kemudian meredup.

Mendieta paling tragis. Ia pindah ke Lazio pada tahun 2001 setelah sukses bersama Valencia. Tak tanggung-tanggung, Lazio membelinya dari Valencia seharga 48 juta euro.

Namun, yang terjadi adalah Mendieta gagal total. Ia kemudian bolak-balik dipinjamkan ke klub lain, antara lain ke Barcelona dan Middlesbrough sampai akhirnya ia pensiun pada Juli 2008.

Tetapi perlahan, stigma itu agaknya mulai menghilang. Sejumlah pilar asal Spanyol mampu menyesuaikan diri dan bermain gemilang di Serie A.

Sebut saja Alvaro Morata. Datang ke Juventus dari Madrid sebagai pemain buangan, ia kemudian menjelma striker paling ditakuti oleh lawan. Hanya kurun dua musim, ia kemudian menjadi striker utama timnas Spanyol dan terakhir dipinang kembali oleh El Real.

Berikut dirangkum empat pemain asal negeri Matador yang serasi merumput di Serie A.


1. Alvaro Morata

Alvaro Morata merayakan golnya ke gawang AC Milan. (REUTERS/Tony Gentile)

Morata tiba di Turin, tepatnya pada 19 Juli 2014. Tak butuh waktu lama, ia langsung menjadi striker pilihan utama Juventus bersama Mario Mandzukic. Posturnya yang tinggi serta kepintarannya mencari posisi yang tepat membuatnya mampu menaklukkan ketatnya pertahanan klub Serie A.

Selama di Juventus, Morata tercatat membukukan 27 gol dari 93 pertandingan. Setelah dua musim sukses menjadi penyerang nomor satu Juventus, Morata kembali ke klub asalnya, Real Madrid. Ia dibeli kembali oleh Madrid seharga 30 juta euro pada musim panas tahun lalu.

Setelah kembali ke Madrid, Morata kembali meredup. Padahal, ia terbilang rutin dimainkan, meski tak selalu sebagai starter.

Musim ini ia sudah tampil sebanyak 24 kali, namun baru mencetak 10 gol. Itu seakan mengindikasikan bahwa striker 24 tahun ini memang benar-benar cocok bermain di Serie A.

Lanjut Baca:

Pemain Spanyol berikutnya yang juga gemilang bermain di Serie A adalah Jose Maria Callejon. Sama seperti Morata, Callejon juga merupakan pemain binaan Real Madrid Castilla yang tak terpakai lantaran klub ibukota Spanyol itu kebanjiran pemain bintang dengan harga selangit.Pemain berusia 30 tahun itu datang ke Italia dan bergabung bersama Napoli, pada Juli 2013 dengan nilai transfer 9,5 juta euro. Sejak saat itu, ia langsung menjadi andalan Napoli di lini depan bersama Gonzalo Higuain.Musim ini saja Callejon sudah tampil sebanyak 31 kali di semua kompetisi, mencetak 10 gol dan menyumbangkan 12 assist.Sedangkan secara total, sejak bergabung dengan Napoli, ia sudah bermain di 189 pertandingan, mencetak 55 gol dan 43 assist.Sebelum bermain di Serie A, Callejon bukanlah penyerang yang diperhitungkan. Namun sekarang, ia merupakan salah satu penggawa tim nasional Spanyol dan sedang dibidik Barcelona dan Atletico Madrid.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya