Kedua Kaki Aktif, Gaji Besar Menunggu

Pesepakbola yang bisa menggunakan dua kakinya mendapatkan uang lebih banyak tapi tidak meningkatkan penampilan tim mereka, menurut para akademisi.

oleh Liputan6Diterbitkan 09 Juli 2010, 16:40 WIB
Keisuke Honda menjadi pahlawan kemenangan Jepang 1-0 atas Kamerun melalui gol tunggalnya pada partai pertama mereka di Grup E PD 2010 di Bloemfontein, 14 Juni 2010. AFP PHOTO/RODRIGO ARANGUA
Liputan6.com, London: Para peneliti mengatakan, pemain sepakbola profesional dengan kemampuan yang jarang dimiliki orang banyak untuk mengoper dan menendang dengan baik menggunakan kaki kiri dan kanannya menikmati gaji 20 persen lebih banyak daripada mereka yang dominan menggunakan satu kaki. Tapi mereka juga menemukan bahwa tim dengan banyak pemain yang aktif kedua kakinya tidak memiliki poin yang secara signifikan lebih besar pada akhir musim.

Alex Bryson dari National Institute of Economic and Social Research, menulis di majalah ekonomi CentrePiece, "Kami dapat melihat kemampuan kaki seorang pemain sebagai sebuah penentuan awal kemampuan khusus yang bisa menghasilkan sebuah pengembalian. Sepertinya pemain yang kedua kakinya aktif bisa menaikkan gaji mereka dari bakat yang jarang dimiliki itu."

Diperkirakan hanya seperenam pemain dari lima liga top Eropa yang aktif kedua kakinya. Pele, Pavel Nedved, Michael Ballack, Zinedine Zidane, telah membuktikannya di masa lalu. Sekarang ada Wesley Sneijder yang sedang diincar banyak klub Liga Premier karena memberikan penampilan yang menakjubkan bersama skuad Oranje di Piala Dunia 2010, namun sayangnya ia masih betah berada di Inter Milan. Begitupun bintang Jepang Keisuke Honda, pemain CSKA Moscow yang kini mendapat perhatian banyak perhatian klub-klub utama Eropa dan hendak dilepas dengan harga tinggi.(MRQ/Telegraph)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya