TNI AD Terpaksa Kosongkan 10 Rumah Dinas di Cijantung

Pengosongan rumah dinas karena kurangnya ketersediaan rumah dinas untuk tentara aktif.

oleh Nanda Perdana Putra diperbarui 07 Feb 2017, 12:38 WIB
Pengosongan Rumah Dinas TNI di Cijantung

Liputan6.com, Jakarta - Sepuluh rumah dinas milik TNI yang berada di Komplek Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Cijantung II, Pasar Rebo, Jakarta Timur, dikosongkan. Hal itu lantaran penghuni yang menempati tempat tinggal tersebut sudah melewati batas waktu menetap.

Para personel Kodam Jaya berseragam lengkap menyambangi satu persatu rumah yang akan dikosongkan. Perabot rumah tangga yang diangkut kemudian dibawa menggunakan truk Kodam Jaya.

Kepala Seksi Media Elektronik Penerangan Kodam Jaya Mayor Arhanud Simon Sirait mengatakan, ada sebanyak 720 personel dari Satpurbanpur Kodam Jaya yang diturunkan. Pengosongan rumah dinas tersebut dilakukan karena pihaknya membutuhkan rumah dinas untuk perwira TNI lain yang masih aktif.

"Yang kita kosongkan ini yang sudah tidak ditempati prajurit aktif. Ditempati putra-putrinya, sementara saat ini kita kekurangan sangat banyak rumah dinas untuk prajurit aktif," tutur Simon di lapangan Koramil 03 Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (7/2/2017).

Simon menjelaskan, sebelum dilakukan pengosongan, pihaknya sudah melakukan pemberitahuan terlebih dahulu kepada para penghuni rumah. Pemberitahuan selanjutnya dituangkan dalam bentuk surat peringatan tertulis.

"Surat peringatan mulai dari peringatan pertama itu sudah tahun kemarin. Sampai terakhir peringatan ketiga itu bulan Januari 2017 kemarin. Jelas sudah kita berikan," jelas Simon.

Sementara itu, penghuni rumah pun terpaksa meninggalkan kediaman mereka di KPAD Cijantung. Untuk yang belum menemukan hunian pasca-pengosongan tersebut, mereka akan dibiayai mengontrak rumah selama sebulan dan dibebaskan memilih tempat kontrakan sesuai keinginan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya