20 Tahun Film Titanic, Sutradara Kuak Kontroversi Kematian Jack

Saat film Titanic berusia 20 tahun, sang sutradara masih saja dihantui kontroversi tewasnya Jack di film ini.

oleh Ratnaning Asih diperbarui 31 Jan 2017, 21:00 WIB
Saat film Titanic berusia 20 tahun, sang sutradara masih saja dihantui kontroversi tewasnya Jack di film ini.

Liputan6.com, Los Angeles Tahun 2017 ini film legendaris Titanic tepat berusia 20 tahun. Ternyata hingga dua dekade, masih ada penggemar yang tidak ikhlas dengan akhir film ini. Yang dimaksud, tentu saja saat Jack yang diperankan Leonardo DiCaprio harus kehilangan nyawanya gara-gara terendam air laut yang dingin.

Sebuah teori populer di kalangan penggemar film Titanic, adalah bahwa pecahan papan yang ditumpangi Rose (Kate Winslet) sebenarnya juga muat dinaiki Jack.

Dua penggemar membuat meme film Titanic, ingin membuktikan bahwa Jack dan Rose bisa muat bersama-sama dalam papan. (Independent)

Nah, pertanyaan tentang akhir hidup Jack ini ternyata masih menghantui sang sutradara, James Cameron.  Hingga saat ini, ia masih juga ditanyai tentang kemungkinan Jack tetap hidup di akhir film Titanic. Lihat saja yang terjadi dalam wawancara di The Daily Beast, yang dimuat pada Minggu (29/1/2017) lalu.

James Cameron awalnya tak percaya bahwa pertanyaan seperti ini masih ia terima. Ia lantas berkeras, bahwa kematian Jack adalah tuntutan skenario.

"Begini, hal ini sungguh sederhana: kamu membaca halaman ke-147 dari skenario yang bertuliskan, 'Jack turun dari papan dan memberikan tempatnya pada Rose agar ia bisa selamat'. Ini sungguh sederhana," katanya.

Segmen film Titanic dalam Mythbuster (YouTube)

James Cameron kemudian diingatkan pada sebuah acara televisi populer bertajuk Mythbuster. Ini, adalah program TV yang mencoba mencari kebenaran dari sebuah mitos populer, dan pernah membuat satu segmen khusus tentang akhir film Titanic.

Dalam episode tersebut, dua pembawa acara Mythbuster melakukan reka ulang akhir film Titanic. Mereka bahkan mencoba terapung di atas papan seperti Jack dan Rose. Mereka lantas berkesimpulan bahwa Jack sebenarnya bisa diselamatkan. Syaratnya, jaket pelampung yang dikenakan Rose dipasang di bawah 'rakit darurat' mereka sebagai pelampung tambahan.

James Cameron sendiri, dengan tegas membantah bukti yang disodorkan Mythbuster ini. Ia mengajak sang pewawancara untuk membayangkan dirinya sebagai Jack, yang sedang terendam dalam air bersuhu sekitar -2 derajat celcius.

James Cameron sedang mengarahkan Leonardo DiCaprio dan Kate Winslet di film Titanic. foto: guardian

"Mythbuster memintamu untuk melepas jaket pelampungmu, menurunkan Rose, berenang ke bawah papan dan menempelkan pelampung itu sedemikian rupa agar tak hanyut dua menit kemudian," kata Cameron. Hal yang menurut dia butuh waktu sekitar 5-10 menit ini, mustahil dilakukan di air dingin membeku.

"Waktu naik ke permukaan kamu pasti sudah mati. Ini tak akan berhasil. Pilihan yang paling mungkin adalah, ia membiarkan tubuh bagian atasnya terapung di luar air dan berharap ada kapal atau sesuatu bakal menolongnya," kata James Cameron, menutup pembicaraan tentang film Titanic.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya