DPR Gelar Rapat Bahas Dugaan Penyelundupan Senjata di Sudan

Komisi I DPR menggelar RDP bareng Menhan, Menlu dan Panglima TNI.

oleh Taufiqurrohman diperbarui 26 Jan 2017, 14:20 WIB
Suasana rapat dengar pendapat antara BNPT dengan Komisi III, Jakarta, Rabu (27/5/2015). DPR meminta penjelasan terkait dengan koordinasi antar lembaga dalam pemberantasan tindak pidana terorisme. (Liputan6.com/Helmi Afandi)

Liputan6.com, Jakarta - Komisi I DPR menggelar rapat dengar pendapat (RPD) dengan Menteri Pertahanan Ryamizar Ryacudu, Menteri Luar Negeri Reto Marsudi, Kepada Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, dan Panglima TNI Jenderal Gatoto Nurmantyo.

Dalam RDP tersebut, Komisi I juga akan membahas dugaan penyelundupan senjata oleh Pasukan Perdamaian dari Polri yang tergabung dalam Formed Police Unit (FPU) yang masih tertahan kepulangannya di Sudan.

"Mungkin nanti akan ada yang bertanya, karena itu berkaitan dengan tugasnya TNI, Menhan, Menlu dan BIN. Yang lagi meninjau kejadian di Sudan," kata Wakil Ketua Komisi I DPR Asril Tanjung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/1/2017).

Namun, baik Menhan, Menlu maupun Panglima TNI masih enggan berkomentar terkait dugaan penyelundupan senjata tersebut.

"Nanti ya, sudah mau mulai," kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Sementara, RDP antara Komisi I DPR dengan Menhan, Menlu, BIN, dan Panglima TNI tersebut digelar secara tertutup.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya