Liputan6.com, Bangkok: Delapan orang tewas dan 50 pekerja lainnya luka-luka menyusul ambruknya atap bangunan Pabrik PT Delta Electronik PLC di Bangkok, Thailand, Jumat (01/02). Pada saat kejadian sekitar 300 pekerja shift malam tengah bekerja. Tak pelak, rangkaian besi baja dan reruntuhan lainnya berjatuhan menimpa para pekerja.
Direktur Eksekutif Delta Anusorn Muttaraid menyatakan, penyebab runtuhnya atap pabrik tersebut masih dalam penyelidikan. Namun sebuah tim penyelamat setempat menyebutkan, struktur bangunan tersebut kemungkinan tidak kuat menahan berat kompresor pengatur suhu di antara lapisan tingkat pertama dan tingkat kedua bangunan tersebut.
Diperkirakan runtuhnya atap bangunan pabrik tersebut akan memakan lebih banyak korban, bila terjadi pada jam kerja normal di pagi atau sore hari. Musibah tersebut menyebabkan produksi switching power supply (SPS) untuk ekspor tertunda. Delta adalah produsen SPS milik Taiwan dan terbesar ketiga di dunia.(YYT/Nlg)
Direktur Eksekutif Delta Anusorn Muttaraid menyatakan, penyebab runtuhnya atap pabrik tersebut masih dalam penyelidikan. Namun sebuah tim penyelamat setempat menyebutkan, struktur bangunan tersebut kemungkinan tidak kuat menahan berat kompresor pengatur suhu di antara lapisan tingkat pertama dan tingkat kedua bangunan tersebut.
Diperkirakan runtuhnya atap bangunan pabrik tersebut akan memakan lebih banyak korban, bila terjadi pada jam kerja normal di pagi atau sore hari. Musibah tersebut menyebabkan produksi switching power supply (SPS) untuk ekspor tertunda. Delta adalah produsen SPS milik Taiwan dan terbesar ketiga di dunia.(YYT/Nlg)