Lippi Salahkan Diri Sendiri

Marcello Lippi mengaku tak berharap Italia kembali meraih gelar juara dunia. Tapi, tak menyangka Gli Azzurri terjungkal begitu cepat. Meski demikian, Lippi tak mau menyalahkan siapapun.

oleh Liputan6Diterbitkan 25 Juni 2010, 00:05 WIB
Ekspresi kekecewaan pelatih Italia Marcello Lippi di laga penyisihan Grup F PD 2010 lawan Slovakia di Ellis Park Stadium, Johannesburg, 24 Juni 2010. Italia kalah 2-3 dan tersingkir. AFP PHOTO / GIANLUIGI GUERCIA
Liputan6.com, Johannesburg: Kejutan demi kejutan terjadi di putaran final Piala Dunia (PD) 2010 yang berlangsung di Afrika Selatan. Sejumlah tim unggulan terseok-seok di babak penyisihan grup. Setelah juara PD 1998 Prancis tersingkir dari penyisihan Grup A, kini giliran juara PD 2006 Italia yang pulang kampung lebih cepat dari yang diprediksi semula.

Kekalahan 2-3 dari Slovakia di laga terakhir penyisihan Grup F yang berlangsung di Ellis Park Stadium, Johannesburg, Kamis (24/6) sore waktu setempat memupus peluang Gli Azzurri untuk lolos ke babak 16 besar. Rekor buruk kali pertama sejak PD 1974. Tak hanya itu, Italia pun gagal meraih satu kali kemenangan pun dan harus menanggung malu terdampar di dasar klasemen alias juru kunci grup.

Meski sangat kecewa dengan hasil di Afrika Selatan, pelatih Italia Marcello Lippi tak mau menyalahkan anak-anak asuhannya. Dengan gentle, Lippi mengaku kegagalan timnya di PD 2010 sepenuhnya merupakan tanggung jawab dirinya sendiri.

“Saya bertanggung jawab, bukan siapapun,” tegas pelatih berambut perak berusua 62 tahun itu dalam sesi konferensi pers seusai pertandingan. Sebab, tambahnya, “Jika para pemain tidak mampu menunaikan tugasnya dengan benar, maka itu berarti pelatih tidak mampu menyiapkan skuadnya dengan pantas pula.”

Lippi yang mengantarkan Gli Azzurri tampil sebagai jawara PD 2006 di Jerman mengaku saat dirinya kembali menangani timnas pada 26 Juni 2008, ia sama sekali tidak berharap Fabio Cannavaro dkk bakal kembali mengulang kenangan manis di Olympiastadion, Berlin, saat Italia mengalahkan Prancis di babak final. Namun, Lippi tak menyangka jika tim asuhannya terjungkal lebih cepat.

“Saya sangat kecewa mengakhiri tugas kali kedua menangani Timnas Italia dengan hasil menyedihkan seperti ini. Tentu saja, saya tidak menyangka hal ini bisa terjadi. Saya akui saya tidak berpikir kami mampu mengantarkan gelar PD untuk kali kedua. Tapi, saya tidak mengira jika kami tumbang di fase penyisihan grup,” ujar Lippi yang dalam waktu dekat bakal menyodorkan tongkat kepelatihan timnas kepada suksesornya Cesare Prandelli.(MEG/Football Italia)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya