Penerbit dan Percetakan Diminta Hati-Hati Mengontrol Limbah Alquran

oleh NasuriDiterbitkan 11 Januari 2017, 17:00 WIB
20170111- Penerbit dan Percetakan Diminta Hati-Hati Mengontrol Limbah Alquran-Jakarta- Faizal Fanani
Pekerja menyiapkan cover Alquran usai dicetak di Jakarta, Rabu (11/1).
Pekerja menyiapkan cover Alquran usai dicetak di Jakarta, Rabu (11/1). Kementerian Agama meminta agar penerbit dan percetakan Alquran lebih berhati-hati dalam mengontrol penanganan limbah Alquran. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Pekerja memeriksa hasil cetak Alquran di Jakarta, Rabu (11/1). Kementerian Agama berharap tidak ada lagi penyalahgunaan limbah kertas percetakan Alquran yang digunakan sebagai bungkus makanan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Kaca pembesar digunakan untuk memastikan kualitas hasil cetak di Jakarta, Rabu (11/1). Kementerian Agama meminta agar penerbit dan percetakan Alquran lebih berhati-hati dalam mengontrol penanganan limbah Alquran. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Pekerja menyiapkan lembaran Alquran usai dicetak di Jakarta, Rabu (11/1). Kementerian Agama meminta agar penerbit dan percetakan Alquran lebih berhati-hati dalam mengontrol penanganan limbah Alquran. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Pekerja melakukan pengecekan hasil cetak Alquran di Jakarta, Rabu (11/1). Kementerian Agama berharap tidak ada lagi penyalahgunaan limbah kertas percetakan Alquran yang digunakan sebagai bungkus makanan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Pekerja memeriksa hasil cetak Alquran di Jakarta, Rabu (11/1). Kementerian Agama berharap tidak ada lagi penyalahgunaan limbah kertas percetakan Alquran yang digunakan sebagai bungkus makanan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya