Pengeroyok Widodo PDIP Menyerahkan Diri

Pelaku menyerahkan diri pukul 02.45 WIB ke Polsek Tanjung Duren.

oleh Hanz Jimenez Salim diperbarui 08 Jan 2017, 13:36 WIB
Kader PDIP Widodo saat dijenguk Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Sabtu (7/1/2017). (Liputan6.com/Nanda Perdana Putra)

Liputan6.com, Jakarta - Widodo, Ketua Ranting PDI Perjuangan Jelambar, Jakarta Barat, babak belur dikeroyok sejumlah orang usai mengawal kampanye calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapan bahwa pelaku pengeroyokan sudah menyerahkan diri ke Polsek Tanjung Duren.

"Tadi pagi pukul 02.45 WIB sudah menyerahkan diri ke Polsek itu," kata Argo saat dihubungi di Jakarta, Minggu (8/1/2017).

Ia juga mengungkap, pelaku tersebut bernama Irfan. Namun, Argo masih mencari tahu latar belakang dari pelaku yang sudah menyerahkan diri tersebut. "Tadi baru satu yang datang si Irfan pagi tadi sudah menyerahkan diri," ucap dia.

Sebelumnya, seorang pengurus ranting PDIP di Jakarta Barat atas nama Widodo (32) diduga dikeroyok anggota ormas pada Jumat malam, 6 Januari 2017.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Roycke Harry Langie, saat mengeroyok korban, pelaku sempat meneriakkan kata 'haram' kepada Widodo yang saat itu sedang berada di warung depan rumahnya.

Ketika korban bertanya apanya yang haram, lanjut Roycke, pelaku hanya diam. Namun tiba-tiba pelaku mendatangi rumah korban yang berada di belakang warung dan terjadilah pengeroyokan.

"Pelaku berteriak haram terhadap salah satu paslon (Pilkada DKI). Korban sampaikan yang haram itu apa? Dan tiba-tiba pelaku mendatangi rumah korban," jelas Roycke di RS Royal Taruma, Daan Mogot, Jakarta Barat 7 Januari 2016.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya