Gamalama Menggeliat, Penerbangan di Maluku Utara Masih Normal

Gunung Api Gamalama saat ini masih berstatus waspada atau level II.

oleh Hairil Hiar diperbarui 07 Jan 2017, 15:31 WIB
Gunung Api Gamalama saat ini masih berstatus waspada atau level II. (Liputan6.com/Hairil Hiar).

Liputan6.com, Ternate - Gunung Api Gamalama masih berstatus waspada atau level II. Aktivitas gunung api itu, Jumat, 6 Januari 2017, pukul 00.00-06.00 WIT kembali memunculkan gempa vulkanik.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Gamalama, Kota Ternate, Maluku Utara, Darno Lamane, mengemukakan aktivitas kegempaan kembali terjadi. Yakni, satu kali gempa hembusan dengan amplitudo maksimun 7 mm dan lama gempa 16.93 detik.

Selain itu, lanjut dia, terdapat pula Gempa Micro Tremor Menerus dengan amplitudo maksimum 0.5 sampai 1.5 mm dominan 1 mm. "Sampai sekarang masih terjadi (Gempa Micro Tremor Menerus),” ucap Darno, saat dihubungi Liputan6.com.

Dia mengatakan, secara visual, cuaca di kota Bahari Berkesan ini mendung dan hujan. Angin lemah dari utara sampai barat laut. Suhu udara 25-26 derajat celcius dan hujan gerimis-sedang 6 mm.

"Gunung Gamalama sejauh ini masih tertutup kabut," kata Darno.

Berdasarkan kesimpulan sementara, sambung Darno, data seismogram merekam gempa hembusan abu gunung Gamalama pada pukul 08.48 WIT, Kamis, 5 Januari 2016, yaitu meningkatnya kegiatan berupa gempa-gempa vulkanik yang terjadi sejak Sabtu 10 Desember 2016 dan Rabu 4 Januari 2017.

"Tapi sejauh ini kegiatan Gunung Gamalama masih pada Level II. Untuk rekomendasi, kepada warga masyarakat di sekitar Gunung Api Gamalama dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki dan mendekati kawah yang ada di puncak Gamalama dalam radius 1.5 km," ujar dia.

Mengenai geliat Gunung Gamalama, Kepala Bandara Sultan Babullah Ternate, Anung Bayumurti mengatakan, aktivitas Bandara Sultan Babullah Ternate sejauh ini berjalan normal. Dia mengatakan, belum ada hambatan apapun dari dampak aktivitas Gunung Gamalama.

"Sejak Januari 2017 ini aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Babullah normal. Tidak ada abu ataupun dampak dari aktivitas Gamalama saat ini," ujar Anung.

Dia mengatakan, aktivitas bandara setempat akan berjalan normal sejauh abu Gunung Gamalama tidak menyebar luas ke kawasan utara Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara.

"Mudah-mudahan tetap aman sehingga penerbangan lancar," ucap dia.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya