Liputan6.com, Jakarta: Namanya Dastan, seorang bocah yatim piatu dari pemukiman kumuh di Jalan Nasaf, ibu kota kerajaan Persia. Karakternya yang berani dan peduli terhadap teman membuat anak lelaki lincah tersebut dikenal sebagai penolong kecil di antara rekan sebayanya. Hidup Dastan mulai berubah ketika ia beraksi di depan rombongan raja yang tengah melintas di pasar. Dastan menjadi anak angkat Raja Sharaman, pemimpin ketika itu.
Film berlatar abad keenam itu berlanjut dengan kehidupan Dastan setelah dewasa. Tingkah polanya yang urakan membuat Dastan akrab dengan kalangan prajurit. Ia beradu otot, berkelahi, hingga pamer kekuatan di depan teman-temannya. Meski demikian, Dastan memiliki sisi tanggung jawab sebagai anak raja. Ia berusaha mengabdi dan menjaga keluarga walau darah ningrat tidak mengalir dalam tubuhnya.
Perpecahan di antara anak raja yaitu antara Dastan dengan dua saudara angkatnya, Tus dan Garsiv, terjadi lantaran ulah Nizam, paman mereka. Nizam yang gila kekuasaan menyusun rencana pembunuhan seluruh keluarga raja. Lalu di mana bagian serunya?
Ketiga pangeran Persia itu diadu domba ketika mereka berhasil menguasai Negeri Alamut, negeri suci yang tidak boleh dijajah negara mana pun, termasuk Persia. Alamut diserang lantaran Putri Tamina menyimpan benda pusaka yang diincar Nizam. Sialnya, ketiga kakak beradik itu tidak mengetahui rencana apa yang dirancang. Yang pasti, Dastan dijadikan kambing hitam.
Gurun pasir menjadi seting paling mendominasi "Prince of Persia: Sands of Time". Dari awal film sudah ditunjukkan luas dan tandusnya kawasan Timur Tengah. Kemudian bukit pasir tak berpenghuni namun terlihat indah, yang menjadi seting perjalanan Dastan dan Putri Tamia saat menyelamatkan diri dari kejaran pasukan Kerajaan Persia.(OMI/AYB)
Film berlatar abad keenam itu berlanjut dengan kehidupan Dastan setelah dewasa. Tingkah polanya yang urakan membuat Dastan akrab dengan kalangan prajurit. Ia beradu otot, berkelahi, hingga pamer kekuatan di depan teman-temannya. Meski demikian, Dastan memiliki sisi tanggung jawab sebagai anak raja. Ia berusaha mengabdi dan menjaga keluarga walau darah ningrat tidak mengalir dalam tubuhnya.
Perpecahan di antara anak raja yaitu antara Dastan dengan dua saudara angkatnya, Tus dan Garsiv, terjadi lantaran ulah Nizam, paman mereka. Nizam yang gila kekuasaan menyusun rencana pembunuhan seluruh keluarga raja. Lalu di mana bagian serunya?
Ketiga pangeran Persia itu diadu domba ketika mereka berhasil menguasai Negeri Alamut, negeri suci yang tidak boleh dijajah negara mana pun, termasuk Persia. Alamut diserang lantaran Putri Tamina menyimpan benda pusaka yang diincar Nizam. Sialnya, ketiga kakak beradik itu tidak mengetahui rencana apa yang dirancang. Yang pasti, Dastan dijadikan kambing hitam.
Gurun pasir menjadi seting paling mendominasi "Prince of Persia: Sands of Time". Dari awal film sudah ditunjukkan luas dan tandusnya kawasan Timur Tengah. Kemudian bukit pasir tak berpenghuni namun terlihat indah, yang menjadi seting perjalanan Dastan dan Putri Tamia saat menyelamatkan diri dari kejaran pasukan Kerajaan Persia.(OMI/AYB)